Efek Fatal Cinta Buta, Bertepuk Sebelah Tangan


Cinta Buta, cinta yang tak bisa melihat satupun ‘kesalahan’ dari cinta yang dirasakan seseorang (baca: fase cinta yang dialami manusia dalam hidup). Contoh kasus cinta buta ini, jatuh cinta pada seseorang, tapi tak bisa menalar status yang dimiliki oleh orang yang dijatuhi cinta itu. Dia sudah memiliki pasangan, kita tak peduli. Sudah terlihat rintangan besar yang tak mungkin dilewati untuk menyatukan cinta yang dirasakan, perbedaan prinsip hidup yang tak mungkin diabaikan ataupun ditolerir oleh kata toleransi dalam jangka waktu lama, tapi  tekad ingin memiliki cinta itu tetap sangat besar.

Cinta Buta

Lebih parahnya lagi, cinta buta bukan mengutamakan kebahagian orang yang dicintai, tapi lebih fokus untuk bisa memiliki orang yang dicintai itu, tak peduli orang itu akan merasakan sakit oleh sikap yang seperti itu. Tak peduli orang tua juga terluka oleh kenekatan anaknya. Yang penting ia mendapatkan apa yang menurutnya dicintai dan sangat diinginkannya itu.

Nah, akan semakin berabe lagi, kalau kasusnya sudahlah cinta buta, bertepuk sebelah tangan pula lagi, semakin kelaut aja kehidupan ini rasanya. Makanya, sering terdengar di berita-berita, betapa banyak yang nekat mengambil langkah dalam hidupnya setelah mengalami cinta yang seperti ini, khususnya mereka yang berjiwa labil, yang berpikir hanya sebatas pokoknya dapet, urusan lain belakangan.

Jadi, apa efek fatal cinta buta, bertepuk sebelah tangan itu?

  • Tak Tau Malu
    Seseorang yang sudah dirasuki cinta buta, sepertinya urat malunya langsung putus. Ia tak peduli cibiran ataupun nasehat orang-orang yang peduli padanya. Ia melakukan semua tindakan ‘bodoh’ yang membuatnya menjadi bahan tertawaan sumbang dengan tatap kasihan dari orang sekitarnya. Tapi ia tetap merasa sikap yang dipilihnya itu benar.
  • Frustasi
    Segala cara sudah dilakukan, tapi namanya juga cinta buta yang bertepuk sebelah tangan, orang yang dicintai seperti itu, tak mungkin merasakan hal yang sama. Bagaimana bisa dia akan membalas cinta seperti yang diharapkan oleh si pemberi cinta. Paling yang bisa dia katakan hanyalah, “Sorry, Cinta itu tidak bisa dipaksakan. Jadi tolong jangan ganggu hidupku dan sia-siakan hidupmu untuk sesuatu yang tak mungkin”. Si pemilik cinta buta akhirnya stres dan frustasi sendiri.
  • Nekat
    Nekat dalam konotasi negatif. Setelah merasa berada dijalan buntu untuk mendapatkan cinta yang diinginkannya, si pemilik cinta buta bukannya sadar atas kekeliruan perasaannya. Ujungnya ia malah nekat mengambil jalan pintas, yang menurutnya bisa menyelesaikan kemelut cinta yang dirasakan jiwanya. Nekat mengakhiri kehidupan orang dicintai ataupun kehidupannya sendiri. Cinta buta membuat seseorang berpikir pendek.

Efek fatal cinta buta diatas adalah menurut pengamatan sok tau admin blog ini. Bagaimana menurutmu kawans? Apakah ada tambahan lain dari cinta yang seperti itu?

Iklan

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s