Saraswatichandra: Kemenangan Saras, Danny Tetap Tinggal, Kusum Cemburu


Saraswatichandra sinopsi episode sebelumnya, Kumud memberitau Danny siapa sebenarnya yang dicintainya. Dannypun tau kalau Kusum mencintai Saras, ia kecewa Saras menyembunyikannya, Saras memaklumi, siap menerima hukuman atas kesalahannya itu.

Saraswatichandra episode 212 213 00

Sinopsis serial Saraswatichandra episode 212 dan 213, dimulai dengan teriakan Pramad pada Kalika bahwa ia tidak berubah. Kalau dia berubah, maka Kusum dan Mohan pastilah sudah menikah saat ini. Kalika melihat Pramad sambil mengajukan pertanyaan, “Apakah MMS itu?”. Pramad tertawa. Kalika mulai paham siapa pelaku dibalik tersebarnya video penculikan Kusum yang sampai ke tangan ibunya Mohan, ia pun ikut tertawa.

Kalika menunjukkan waajh serius pada Pramad, “Tapi kau terlambat sedikit, karena Kumud masih mencintai Saraswatichandra”. Wajah Pramad menatap menerawang mendengar ucapan Kalika. Di ujung jalan lain, Yash sedang berjalan.

Saraswatichandra episode 212 213 01

Kalika tertawa ngakak melihat wajah Pramad yang bengong. Ia berkata, “Kilau emas pada diri Kumud, itu artinya Saras memenangkannya”. Pramad yang tercenung menarik lengan Kalika dengan kuat, mencengkaran bagian belakang leher Kalika dengan tangan satunya agar wajah Kalika menengadah ke wajahnya, Pramad berkata geram, “Aku bagaikan nasib buruk baginya Kalika. Apa yang ada pada dirinya, hanya akan kembali padaku”. Pramad tertawa dan mendorong tubuh Kalika.

Kalika melihat Pramad dengan wajah tak mengerti. Pramad mulai terbatuk-batuk. Yash muncul dari ujung jalan yang lain, begitu melihat Kalika yang berdiri saling berhadapan di samping mobil Pramad dengan jarak tertentu, Yash membuka kaca mata hitamnya, “Kalika?!”.

Kalika menoleh terkejut. Ia cepat berakting panik, “Yash?! Untung kau datang kesini”. Kalika mendekat ke Pramad yang terbatuk-batuk, memegang lengannya, “Coba kau lihat, dia batuk-batuk terus aku akan ke kuil dan melihat dia ada disini, tolong bantu dia Yash”. Kalika berbicara seperti panik sambil mengusap punggung Pramad yang terbungkuk oleh batuknya.

Saraswatichandra episode 212 213 03

Yash memegang tangan Pramad tanpa curiga, “Tuan Pramad, duduklah biar tenang”. Pramad menolak Yash, “Tidak, aku sudah biasa, aku baik-baik saja seperti ini. Aku tidak apa-apa”. Pramad sambil menutup mulutnya dengan sapu tangan dan masih terbatuk, masuk ke mobil. Yash membantu menutup pintu mobil Pramad. Pramad menjalankan mobilnya, melirik ke spion, di sana berdiri Kalika yang menatap kepergiannya dengan wajah cemas di samping Yash yang juga menatap ke arah mobilnya. Di dalam mobil, Pramad tersenyum.

Kalika berdiri masih terpaku menatap ke arah mobil Pramad membathin, ‘kau jangan sedih akan terbongkar Pramad bahkan kebohongan pun akan hidup dengan kita”. Yash memegang pundak Kalika, “Ayo kita ke kuil”. Kalika ngelesh, “Tapi Yash, bukankah sudah terlambat, dan kita harus pulang karena keluarga pasti menunggu kita. Ayo”.

Saraswatichandra episode 212 213 05

Di teras rumah, Vidyachatur sedang menerima telpon saat Yash dan Kalika masuk. Vidya memanggil Yash. Yash melangkah mendekat, “Ya Paman”. Vidya bertanya, “Apa kau bisa menjanjikan Tuan Sharma untuk memenuhi pesanan dalam waktu satu Minggu”. Yash menjawab serius, “Paman dengar, kita baru saja mengalami kesulitan, kalau pesanan ini lepas dari tangan kita, maka perusahaan bisa rugi Paman bahkan bisa bangkrut dan itu petaka”. Kalika mendengarkan dari tempatnya berdiri dengan tatap mata penuh rencana.

Vidyachatur berkata, “Apa kau tidak tau Yash, aku baru bisa fokus kalau Kusum benar-benar sudah pulih. Silahkan kau urus sendiri”. Kalika melangkah agak ke dalam rumah. Yash kaget mendengar perintah Vidya, “Tapi Paman, aku kan baru di bisnis ini Paman, aku butuh orang untuk membantunya”.

Saras yang baru muncul di teras dan mendengar percakapan itu bersuara, “Paman”. Vidya dan Yash menoleh ke arahnya. Kemudian Vidya menunduk, Saras melangkah mendekat, “Paman, Danny telah menangani situasi ini sejak awal. Dia mengenal kliennya dengan sangat baik, dia bisa mengatur semuanya Paman”. Vidya tetap tak mau melihat wajah Saras, ia juga tak merespon ucapan Saras.

Saraswatichandra episode 212 213 06

Saras berbicara lagi, “Aku tau, aku telah gagal dua kali, tapi,,, tidak bisakah Paman percaya padaku lagi? Kalau tidak, aku akan pergi dan hanya Danny yang tinggal disini”. Vidyachatur menoleh ke Saras, “Meninggalkan semuanya? Tapi kau adalah pemilik perusahaan, membangun perusahaan itu kembali, lakukan apa yang ingin kau lakukan. Jangan sia-siakan saran ku”. Saras membuka mulut mau bicara lagi, Vidya sudah masuk ke dalam. Yash juga.

Kalika yang masih menguping dari dalam rumah, seetlah mendengar percakapan itu, berbicara sendiri, ‘Untuk mendapatkan hati dari keluarga ini, Saras telah memilih pintu dari perusahaan. Hmm, wah,, luar biasa. Tapi Saras, tidak peduli berapa banyak pintu yang kau buka itu, pintu-pintu itu akan segera tertutup”.

Saraswatichandra episode 212 213 08

Saras berjalan ke luar rumah Vidya sambil merenung. Di halaman, ia merasa ada yang memperhatikannya dari atas, ia menoleh, berharap Kumud yang sedang menatapnya, ternyata malah disitu berdiri Kusum yang menatapnya sambil menangis di jendela. Saras langsung dengan ekspresi dingin melangkah pegi dengan terburu-buru.

Kusum yang melihat dari jendela dengan air mata mengalir dipipi, berkata, “aku tahu Saras, yang kau cari lewat matamu bukan lah aku. Seperti rembulan, bagaimana bisa aku melupakanmu yang tidak untuk diperebutkan, tetap merindukannya walau tidak mungkin mendapatkannya. Tidak mungkin”. Kusum menangis terisak. Kalika yang sedang lewat membawa nampan berisi teh melihatnya, “Kusum?!”. Kusum langsung menghapus air matanya.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

3 responses to “Saraswatichandra: Kemenangan Saras, Danny Tetap Tinggal, Kusum Cemburu

  1. Ping-balik: Saraswatichandra: Cinta Perlu Waktu, Tidak Harus Membutuhkan Ikatan Pernikahan Tapi Menyatukan Hati Selamanya | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s