Saraswatichandra: Danny Tau Kusum Mencintai Saras & Hukuman Bagi ‘Kesalahan’ Saras?


Saraswatichandra sinopsis sebelumnya, Kumud galau, mengira Saras sudah menikahi Kusum, sementara dia sendiri matanya hanya bisa melihat sosok Saras, stres sendiri. Ia menyiram tubuhnya dengan air sumur, malam-malam dengan alasan itu adalah Persembahan Kumud untuk membuang kenangan Saras. Sementara di kamar pengantin, Kusum begitu tau yang dinikahinya adalah Danny juga stres. Ia merasa Saras Kumud melakukan pengkhianatan cinta. Kusum memilih melakukan percobaan bunuh diri.

Saraswatichandra episode 210 211 00

Sinopsis serial Saraswatichandra episode 210 dan 211, polisi ngotot dengan memberitau Saras jika Danny mengungkapkan kebenaran itu, maka dia dibiarkan pergi. Danny pun merespon ucapan polisi itu kalau dia sudah memberitau semua yang dia ketahui.

Saras semakin bingung keluar dari masalahnya. Polisi mengatakan kalau Saras dan Danny mau bekerjasama dengan polisi, maka akan baik untuk Danny. Polisi bertanya pada Saras, “Ngomong-ngomong apa masih ada sesuatu tentang pernikahan yang disembunyikan dari kami?”. Saras terlihat kaget mau menjawab pertanyaan polisi itu.

Saraswatichandra episode 210 211 01

Pramad muncul di ruangan interogasi tersebut, “Atas dasar apa kau mengajukan pertanyaan ini inspektur”. Polisi bertanya, “siapa kau?”. Pramad menjawab dengan sikap yakin, “Pramad Dhan Dharmadhikari, anak Budhi Dhan Dharmadhikari”. Polisi terpana, belum sempat bersuara, muncul Tuan Budhi Dhan di ruangan tersebut. Si polisi langsung sungkan, “Pak, ada panggilan telpon yang ditujukan padanya”.

Tuan Budhi merespon dengan kedua tangan ditaroh ke belakang tubuhnya, politisi beraksi , “Panggilan telpon bisa saja palsu, kau memanggilnya ke kantor polisi hanya berdasarkan panggilan telpon. Mereka itu seperti anak-anak ku sendiri. Lepaskan mereka sekarang, mereka tidak bersalah, Aku penjaminnya”. Saras terpana, kurang enak, Danny mendongakkan kepala di tempat duduknya. Polisi menyetujui, “Baik, Pak. Tapi kami perlu pernyataan dari istrinya. Saras mulai gelisah lagi, Pramad yang sudah tau cerita sebenarnya juga terlihat bingung.

Saraswatichandra episode 210 211 04

Di kamarpengantin, yang sebelumnya dipersiapkan untuk Kusum dan Danny. Kusum tertidur, ditunggu Kumud yang mengusap wajahnya sambil menangis, “Ma’afkan aku karena aku tidak bisa memenuhi janjiku. Dan kau, apa kau akan menghukum kakakmu ini? Kusum, kalau terjadi sesuatu padamu”, Kumud menunduk terisak.

Ayahnya muncul dibelakangnya, memegang pundaknya, “kau tidak bersalah dalam hal ini, nak”. Kumud memegang tangan ayah yang dipundaknya, menempelkan pipinya disitu, menangis. Vidya mengusap kepala putrinya itu.

Yash masuk, “Ma’af Paman mengganggu, ada inspektur di sini dan juga Tuan Budi Dhan”. Kumud menyeka air matanya, langsung berdiri dari duduknya. Vidyachatur agak bingung, “Tuan Budhi Dhan?”. Yash memberitau, “Orang yang membebaskan Dhanny”. Vidyachatur menoleh ke Kumud sebentar, kemudian melangkah keluar mengajak Yash, “Ayo”.

Kumud menatap Kusum yang tertidur, mengusap pipinya, menyelimutinya, melap wajahnya sendiri kemudian keluar kamar.

Saraswatichandra episode 210 211 06

Di ruang tamu. Tuan Vidyachatur menemui polisi, “Pak inspektur, putriku tidur setelah minum obat. Kita tidak bisa membangunkannya, seperti yang aku katakan, aku sangat percaya pada anak ini”. Kumud muncul di tangga. Guniyal menambahkan ucapan suaminya, “Danny tidak pernah terlibat dengan putri kami”. Saras agak kaget mendengar ucapan bibi dan pamannya itu. Saras melihat ke arah Dugba.

Dugba ikut berbicara, “Pak inspektur, ia lebih dari menantu kami. Bagi kami dia sudah seperti anak kami sendiri, jadi kami bisa mempercayainya”. Saras menolehkan wajahnya ke arah lain. Tuan Budhi melihat ke arah Kumud, Kumud mengangguk. Inspektur polisi akhirnya bicara, “Baiklah Tuan Vidyachatur, aku akan bebaskan mereka saat ini juga. Tapi penyelidikan tetap akan dilanjutkan setelah mendengar pernyataan dari putrimu”. Tuan Vidya menyanggupi, polisi keluar ruangan.

Saraswatichandra episode 210 211 07

Tuan Vidya merapatkan ke dua tangannya di dada sebagai tanda hormat, “Tuan Budhi Dhan, dalam masa kriss”. Tuan Budhi langsung memotong ucapan Vidya, “Tidak, ini bukan ada apa-apa, dibandingkan semua kebaikan yang telah kau lakukan pada anakku. Tuan Vidyachatur, jika butuh apapun, jangan ragu untuk memanggilku”. “Ya”, jawab Vidyachatur.

Tuan Budhi memberi sikap salam, “Sekarang kami akan mengantarnya. Ijinkan aku dan Pramad untuk mengantarnya”. Mendengar itu, wajah Saras terkejut. Guniyal dan Tuan Vidya yang membalas sikap salam Tuan Budhi juga terkejut melihat ke arah Pramad. Pramad sendiri agak kaget dengan keputusan ayahnya. Dugba, Kalika, Ibunya Yash, serta Yash dan Kumud juga kaget.

Pramad memberi sikap hormat dengan kedua tangan terkatup rapat di depan dada, “Setelah aku pergi, maka Kumud akan terbebas dari semua masalah yang di hadapi. Dan semoga kalian juga begitu”. Semua keluarga menundukkan pandangannya. Wajah Kumud malah terlihat menanggung banyak masalah.
Pramad terbatuk-batuk kemudian bicara, “Jaga dirimu Kumud”. Kumud hanya menarik sudut bibirnya sedikit. Pramad terbatuk-batuk lagi, Tuan Budhi menuntunnya berjalan keluar ruangan. Semua yang ada di ruangan terdiam, menatap kepergian Pramad.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Saraswatichandra: Danny Tau Kusum Mencintai Saras & Hukuman Bagi ‘Kesalahan’ Saras?

  1. Ping-balik: Saraswatichandra: Kemenangan Saras, Danny Tetap Tinggal, Kusum Cemburu | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s