Saraswatichandra: Pernikahan ‘Saras’ (Danny Kusum) Tanpa Cinta? & Tangis Kesedihan Kumud


Saraswatichandra sinopsis episode sebelumnya, Kumud yang berulang kali galau setelah tau Kusum mencintai Saras, diyakinkan oleh kekasihnya, bahwa, Saraswatichandra Kumud, cinta yang tak terpisahkan. Tapi saat batalnya pernikahan Kusum Mohan, tetap dianggap Kutukan Saras pada anak perempuan di keluarga Desai. Kumud memohon ke Saras untuk ‘menyelamatkan’ nasib Kusum dengan menikahinya.

Sarasawatichandra episode 206 207 00

Sinopsisi serial Saraswatichandra episode 206 dan 207, Saras berusaha meyakinkan Kumud yang masih menangis dalam kondisi bersimpuh diruang tamu rumahnya, “Dengarkan aku. Hanya karena merasa khawatir pada adikmu. Kumud, kau jangan pernah mengatakan hal seperti ini. Kumud. Kumud, aku disini bersamamu, kita berdua akan mencarikan pernikahan berikutnya untuk Kusum, kita akan menjaganya”.

Sarasawatichandra episode 206 207 01

Kumud yang masih mewek menjawab, “Sudah terlambat Saras. Kusum sudah bilang padaku, dia akan mengalami nasib sepertiku”. Saras jadi emosi berbicara pada Kumud, yang memberinya permintaan aneh. Ia berdiri mencak-mencak, “Apa kau sadar Kumud, aku ini mencintaimu, dan Kusum itu adalah adikmu, itu tidak pernah terpikirkan oleh ku”.

Kumud sambil mewek, bersimpuh, juga menjawab dengan nada tinggi, maksudnya biar Saras juga mendengarkannya, “Dia pernah mencoba bunuh diri sebelumnya”. Saras yang awalnya berbicara dengan perasaan emosi, langsung terdiam, terkejut sampai terpana tanpa kata-kata, mendengar ucapan Kumud itu, kok Kusum jadi berpikir sependek itu dan mencari jalan pintas. Mana jalan pintas yang dipilih itu merupakan ‘kelemahan’ Saras.

Saraswatichandra episode 206 207 03

Kumud bangun dari sikap bersimpuhnya, berdiri kehadapan Saras, berbicara sambil terisak, “Saras, kita tidak punya pilihan lain. Kusum adalah adikku. Bagaimana aku bisa membiarkan hidupnya hancur. Jika sesuatu terjadi padanya, maka aku akan kehilangan bagian dari diriku”. Saras masih terdiam.

Kumud memberitau lagi, “Kau tau, waktu aku masih kecil, aku tidak pernah melepaskan tangannya selama pulang dari perjalanan sekolah. Tugasku belum selesai, sebelum dia bangkit, aku harus mendukungnya Saras, apapun taruhannya”. Saras mendengar sambil terus seperti berpikir.

Kumud menundukkan kepalanya, “Kau bukan hanya cintanya, tapi juga hidupnya. Tolong selamatkan adikku Saras”. Kumud kemudian dengan kedua telapak tangan mengatup di depan dada, sedikit membungkuk, memohon dalam tangisnya, “Tolong selamatkan adikku Saras”. Saras memegang tangan Kumud yang memohon itu, “Lalu bagaimana dengan hidup kita, bagaimana kita menyelamatkan diri”.

Saraswatichandra episode 206 207 05

Kumud menangis dalam suara kerasnya, “Tidak ada kita, Saras”. Saras terlonjak kaget, spontan melepaskan tangannya dari tangan Kumud. Kumud berusaha berkata dengan sikap tegar, walau nangis, “Aku, aku akan menghabiskan hidupku dengan orang lain, begitu juga dengan dirimu”. Kumud menoleh ke arah lain, “Takdir telah memutuskannya untuk kita, *lihat Saras* Tolong terimalah”. Saras mengajukan pertanyaan singkat, “kau bisa menerimanya?”.

Kumud menjawab dengan manunduk, tak melihat Saras, “Jika itu demi kebahagiaan adikku, maka aku akan menerimanya”. Kemudian melihat Saras, “Aku harus menerimanya”. Wajah Saras mengernyit. Kumud mengingatkan, “Kau pernah bilangkan, kalau, kalau Kusum dan aku menghadapi masalah, kau akan mendukung Kusum karena dia lemah Saras. Sekaranglah saatnya”.

Saraswatichandra episode 206 207 06

Saras dengan wajah semakin mengernyit berkata, “kalau aku melakukan itu, maka aku yang akan menjadi lemah”. Kumud mencoba memberi kekuatan, melangkah mendekat, “Kau tidak akan lemah, pikirkan saja kau melakukan ini untukku”. Saras memegang kedua wajah Kumud dengan tangannya, Kumud pun memegang tangan Saras sambil menatapnya dengan tangis. Saras dengan wajah sangat menahan tangis berujar, “kau memintaku untuk menenggelamkan diri”.

Kumud langsung bersuara, “aku akan melakukannya”. Saras secara spontan melepaskan tangannya dari Kumud, menatapnya tak percaya, melangkah mundur, membalikkan badan meninggalkan Kumud di ruangan itu. Kumud berteriak, “Kau tidak menjawab pertanyaanku, Saras”. Kumud menangis sambil memegang kepalanya, terduduk, bersimpuh lagi di dekat meja, menangis, “Saras, dengarkan aku, Saras, hiks,,hikss”. Kumud menangis di ruang tamu rumah Saras, sendirian.

Saraswatichandra episode 206 207 08

Danny yang sebelumnya keluar rumah, berdiri di tengah jalan dengan wajah kaku. Dari kejauhan ia melihat mobil yang dihiasi untuk membawa pengantin, datang ke arahnya. Danny menuju ke arah mobil tersebut, menghadangnya. Mobil terpaksa berhenti di depan Danny. Dari mobil, turun Mohan, “lancang sekali kau”. Ibunya Mohan ikut turun, “Ada masalah apa”.

Danny melangkah ke hadapan Mohan, “Kenapa kau lakukan ini pada Kusum”. Ibunya Mohan yang menjawab, “Bagaimana dengan penghinaan yang harus kami tanggung”. Mohan menahan ibunya supaya tidak ngoceh sembarangan. Ia bertanya, “Bagaimana jika kau berada di posisiku, apa kau akan menikahinya”. Danny mendekatkan wajahnya ke wajah Mohan dan menjawab dengan yakin, “Tanpa ragu”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

2 responses to “Saraswatichandra: Pernikahan ‘Saras’ (Danny Kusum) Tanpa Cinta? & Tangis Kesedihan Kumud

  1. Ping-balik: Saraswatichandra: ‘Persembahan’ Kumud & Pengkhianatan Cinta? (Percobaan Bunuh Diri Kusum) | Dizaz·

  2. Ping-balik: Saraswatichandra: Kemenangan Saras, Danny Tetap Tinggal, Kusum Cemburu | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s