Saraswatichandra: Kumud, Cinta Tak Terpisahkan, Batalnya Pernikahan Kusum Mohan & Kutukan Saras


Saraswatichandra episode 204 205 36

Kusum yang duduk dipinggir tempat tidur, menghapus air matanya saat melihat Kumud muncul dipintu kamar. Kumud mendekat, Kusum berdiri menunggu, “Prosesinya sudah dimulai?”. Kumud memegang pundak Kusum dan mengangguk.

Kusum berusaha terlihat ceria, “Bagaimana penampilanku”. Kusum mebalikkan wajahnya ke kaca, “Aku terlihat sebagai pengantin sempurna kan. Kakak, hanya untuk malam ini saja, mulai besok, kamar ini sepenuhnya milikmu. Aku hanya akan meninggalkan beberapa pakaian dibelakang almari”.

Saraswatichandra episode 204 205 37

Sambil tertawa kecil, Kusum membalikkan badannya ke arah Kumud, “Kakak, lakukan yang dikatakan Saras, menandatangani surat perceraiannya”. Kemudian membalikkan badannya lagi, “Setidaknya, salah satu dari kita, harus bahagia kak, dan salah satu dari kita dicintainya”. Kumud hanya mendengar semua yang diucapkan adiknya itu dengan dada sesak, karena ia sudah tau kebenaran yang sebenarnya dari mulut Saras. Ia tersenyum tipis, memeluk Kusum.

Kemudian Kumud memegang dagu adiknya, “Apa kau akan menjaga dirimu”. Kusum mengangguk, Kumud kemudian meninggalkan kamar, Kusum menutup pintu kamar. Saat membalikkan badan, Kusum kaget, Danny sudah berdiri di dalam kamar, masuk dari pintu satunya. Danny melihatnya dengan tatap sedih.

Saraswatichandra episode 204 205 38

Di bawah, pengantin pria dan rombongan sudah sampai di pintu rumah. Vidyachatur di dampingi keluarganya menyambut, “selamat datang, silahkan masuk, ayo menantu. Ayo Nyonya Phana, selamat datang, silahkan masuk. Di dalam ruangan, Nyonya Phana berhenti, Aku terkesan Tuan Vidya, semua pengaturan pernikahannya, bagus sekali”.

Tuan Vidya dan keluarga yang mendengar, tertawa senang, mempersilahkan tamu melanjutkan langkah. Kalika tidak ikut, dia memilih berdiri di situ sambil tertawa dan membathin ‘aku telah membuat sesuatu yang menakjubkan Nyonya Phana. Aku yakin sekali, kau pasti akan mengaguminya”.

Saatnya melakukan penyambutan, Chandrika menyerahkan nampan ritual pada Guniyal. Guniyal dengan tersenyum melangkah ke hadapan pengantin pria. Tuan Vidya tersenyum bahagia, wajah Nyonya Phana terlihat kusut.

Saraswatichandra episode 204 205 39

Mohan menyibakkan untaian melati yang menutupi seluruh wajahnya, Guniyal mau menempelkan tanda merah di jidat Mohan saat tangan Nyonya Phana menahan tangan Guniyal dan tangan satunya menepis nampan nampan yang dipegang Guniyal hingga terlempar, preng, isi nampan berserakan di lantai. Yang hadir terlonjak kaget, terpana. Kalika yang sedang menatap hpnya, menoleh kaget ke arah orang-orang berdiri melakukan penyambutan itu.

Saraswatichandra episode 204 205 40

Nyonya Phana berbicara dengan wajah menahan marah, “Cukup! Berhenti berpura-pura”. Mohan sendiri kaget melihat sikap ibunya. Pramad juga terlihat kaget, Dugba memegang dadanya. Nyonya Phana melanjutkan ucapannya, “Sekarang aku tau, kenapa kalian begitu bersemangat untuk menikahkan Kusum. Lebih dari untuk menikahkan, kalian buru-buru untuk menyerahkan pada kami dan menyingkirkan dari rumah ini. Agar kami tidak mengetahui tentang perselingkuhannya”.

Dugba menunjukkan wajah tidak mengerti. Guniyal tertunduk. Kalika belum ngeh, arah ucapan Nyonya Phana. Tuan Vidyachatur lebih bingung lagi, “Ma’af, apa yang kau katakan Nyonya Phana”. Nyonya sambil menunjuk-nunjunku dengan tangannya, berbicara emosi, “Kau pasti sudah mengerti. Apa yang aku katakan. Anakku ini pria terhormat. Berasal dari keluarga yang terhormat. Apa kau tidak malu, karena kau sudah berusaha menipu kami?!”. Kumud baru muncul di ruangan itu, setelah menemui Kusum sebelumnya. Kumud kaget melihat semunya.

Saraswatichandra episode 204 205 42

Sementara itu, di kamarnya, Kusum bertanya heran ke Danny, “Sedang apa kau disini?”. Danny mendekat, “masih ada waktu Kusum, aku datang kesini, untuk membawamu pergi dari sini”. Danny menggengam sebelah tangan Kusum, mendekap ke dadanya, “Karena ku tau kau tidak ingin menikah”. Kusum menarik tangannya dengan kasar, “Kalau ayah melihat kita bersama-sama, dia tidak akan mema’afkanmu. Pergi dari sini”.

Danny menarik tangan Kusum untuk mendekat ke padanya, “Aku tidak akan pergi kemanapun tanpamu”. Danny memegang kedua tangan Kusum.

Saraswatichandra episode 204 205 44

Di bawah, Nyonya Phana masih berbicara, “Apa kau pikir, kalau kami tidak akan menemukan kebenarannya”. Kumud semakin bingung, arah pembicaraan ini kemana. Guniyal buka suara, “Nyonya Phana, kau pasti telah salah paham”.

Nyonya Phana berkata, “Tidak mungkin, karena aku yakin dan aku melihatnya sendiri. Aku tau, kalian tidak akan mungkin mengakuinya. Itu sebabnya, akau membawa buktinya”. Kalika terpana. Kumud bingung. Dugba dan keluarga lain heran. Tamu mulai berbisik-bisik. Pramad juga terlihat terkejut.

Nyonya Phana mengeluarkan CD dari tasnya dan menyuruh Mohan untuk memutarnya. Mohan bingung dan agak keberatan, “Ibu, apa yang ibu lakukan”. Nyonya Phana mendelik, “Lakukan apa yang ibu katakan! Kau juga akan tau kebenaran ini”. Kumud menunduk menahan geram. Yang lain menunggu apa yang akan ditunjukkan Nyonya Phana.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “Saraswatichandra: Kumud, Cinta Tak Terpisahkan, Batalnya Pernikahan Kusum Mohan & Kutukan Saras

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.