Saraswatichandra: Kumud, Cinta Tak Terpisahkan, Batalnya Pernikahan Kusum Mohan & Kutukan Saras


Saraswatichandra sinopsis episode sebelumnya, Kusum memberitau Kumud kalau pria yang dicintai dan diinginkannya adalah Saras. Kumud awalnya terkejut, tapi kemudian memberi pengertian bahwa apa yang dirasakan Kusum itu bukan cinta, tapi pengabdian. Cinta tidak bisa dipaksakan. Tidak bisa bertepuk sebelah tangan untuk bisa bertahan menjalani pernikahan. Saras salah paham dengan Kumud atas penolakan Kusum pada cinta Danny. Kumud memberi bahwa yang dicintai Kusum sebenarnya adalah Saras.

Saraswatichandra episode 204 205 00

Sinopsis serial Saraswatichandra episode 204 dan 205, Saras akhirnya bereaksi terhadap informasi Kumud itu, “Apa??, Apa kau bilang. Ini tidak benar”. Kumud yang memberitau dengan tertunduk, melihat Saras dengan mata berkaca, berkata, “Aku harap juga tidak, tapi ini adalah kebenaran”. Saras bengong, tak percaya.

Kumud dengan terisak berbicara lagi, “Aku sudah meyakinkannya kalau ini adalah mustahil, ini semua tidak mungkin, tapi,, tapi kau bilang harus meyakinkannya untuk menolaknya. Mungkin dugaanku memang salah, dia setuju menikah dengan Mohan semua itu hanya karena aku”.

Saraswatichandra episode 204 205 01

Saras mulai emosi mendengar informasi ‘aneh’ diluar dugaannya itu, ditambah Kumud yang berkaca dengan perasaan tertekan, “Apa salahmu Kumud, semua ini bukan salahmu!”. Kumud menyampaikan ketakutan pikirannya, “Tidak Saras, mungkin dugaan Kusum benar, mungkin kau diciptakan untuknya”.

Mata Saras semakin terbelalak mendengar ucapan Kumud, “Kau ini bicara apa Kumud, Apa kau sudah gila!!”. Kumud menjawab, “Aku berpikir jernih Saras. Coba kau pikir, kita sudah berkali-kali berusaha untuk hidup bersama, tapi takdir selalu menghalangi jalan kita”. Wajah Saras mengernyit tak mengerti, geleng-geleng.

Kumud dengan suara tersendat, “Dan kau, kau selalu di dekatkan pada Kusum. Aku mengerti sekarang, kenapa, kenapa Kusum memainkan peran Mira, karena kau seperti Dewa Krisna baginya”. Saras yang mendengar itu, matanya berpikir keras mengingat peran yang pernah ia mainkan, saat kepepet menggantikan peran Danny dipanggung, karena Danny sedang ngambek.

Saraswatichandra episode 204 205 03

Kumud dengan berurai air mata menumpahkan semua yang mengganjal dadanya, yang ditahan sejak mendapat pengakuan pembenaran ala Kusum itu, “Setiap fakta yang ia sampaikan, ucapan yang dia katakan adalah kebenaran, itu bukan akting Saras”. Saras bengong, kok jadi sejauh itu.

Kumud masih bercucuran air mata, menyampaikan fakta lainnya, “Kita harus memberitau keluarga Pramad bahwa kalian memang berhubungan, kenapa Saras? Waktu Pramad menculik Kusum, siapa yang datang menyelamatkannya waktu itu? Kau? Kenapa?”. Wajah Saras semakin berkerut dan kaget mendengar paparan fakta-fakta yang disampaikan Kumud, yang sebelumnya juga dipaparkan Kusum ke Kumud dengan berurai air mata.

Kumud dengan mata berair dan nada putus asa berucap lagi, “Dan aku telah menolak lamaranmu waktu itu, tapi, Kusum waktu itu, dia langsung setuju, Kenapa? Lalu saat pertama kali kau datang, Kusumlah yang ada dihadapanmu, bukan aku, Kenapa Saras?”. Kumud tergugu. Sementara Saras hanya menatap dan mendengar, ia jadi semakin mengerti kecemasan yang dirasakan Kumud sebelumnya.

Saraswatichandra episode 204 205 02

Sementara itu, di lantai atas rumah orangtuanya, Kusum berdiri di teras dengan air mata mengalir dalam diam, sambil menatap bulu merak yang dipegangnya, perlahan menjulurkan tangan keluar pagar pembatas, melepas bulu merak ditangannya itu, membiarkannya terbang tertiup angin sambil menahan perasaan.

Saraswatichandra episode 204 205 04

Di depan pintu rumahnya, Saras meraih bahu Kumud yang terguncang menahan perasaan dan kecemasan, membawanya merapat ke tubuhnya, biar Kumud bisa merasakan detak jantungnya saat berbicara dan melihat ke dalam matanya dengan jarak dekat, memberi rasa tenang atas kegalauan Kumud, “Siapa bilang kalau aku melihat Kusum lebih dulu”. Kumud sambil terisak, memegang dada Saras.

Saras terus memaparkan fakta, bukan mungkin versi menduga-duga, dengan suara hati yang sangat mencintai wanita dihadapannya itu, “Yang pertama aku lihat adalah matamu, rambutmu, *Saras usap rambut Kumud yang menutupi pipi, Kumud mulai tenang, matanya terpejam*.

Saraswatichandra episode 204 205 06

Saras menatap mata Kumud yang terpejam sambil memberi tau dengan sepenuh rasa, apa lagi yang dilihatnya pertama kali, “Ikat pinggangmu, *Kumud buka matanya, tatap Saras*, Aku telah melihatmu sebelum datang kesini, yang sekarang menjadi bagian dari diriku. Itulah sebabnya aku mengenalimu, tanpa melihatmu. Dan aku tau kalau itu bukan kau, apa artinya itu? Jawab aku. Apa artinya itu”.

Saras memberi tau Kumud yang wajahnya beberap centi di depan wajahnya, “Itu artinya, sebelum kita bertemu, hati kita sudah bersatu”. Kumud terisak, tapi isyak lega, tangan sebelahnya masih menempel di dada Saras, tangan satunya memegang tangan Saras yang memegang pipinya.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan