Shakuntala: Aku Ingin Memilikimu Selamanya – Dushyant


Shakuntala episode sebelumnya, Shakuntala sangat senang karena Dushyant menepati janji, menemuinya di kuil Shiwa, sementara itu Kalki tau rahasia terbesar Dushyant & Gauri terpesona Veer, sehingga dimatanya hanya ada bayangan Veer dan momen istimewa mereka selama tersesat di hutan.

Shakuntala episode 45 #44 00

Sinopsis serial Shakuntala episode 45 #44, Shakuntala di dampingi Panglima Aditya, diikuti Karan, Anhusuya dan Pryamvada masuk ke kuil Shiwa. Sesampainya di depan simbol Shiwa, Aditya menyodorkan keranjang yang berisi daun apel hutan, Shakuntala mengambilnya sambil tersenyum, Aditya mengisyaratkan dengan tangan dan senyum agar Shakuntala berdoa. Shakuntala maju ke tempat pemujaan.

Shakuntala episode 45 #44 01

Shakuntala menaroh daun apel hutan dekat simbol Shiwa, merapatkan kedua telapak tangan di dada, menutup mata, berdoa, menyiram simbol Shiwa dengan air suci. Karan dan dua temannya memperhatikan, Aditya juga.

Sambil menyiramkan air suci, Shakuntala memanjatkan doanya lewat bahasa bathin ‘Semoga aku dicintai oleh orang yang memungkinkan aku membuat permohonan ini kepadamu Dewa. Orang yang sudah memberikan perasaan ini padaku, yang tidak kusadari. Itulah sebabnya, aku berdoa kepadamu Dewa. Aku ingin, dia menjadi milikku selamanya”.

Selama Shakuntala menyampaikan doanya dengan khusuk, Aditya tak melepaskan pandangannya dari Shakuntala. Shakuntala membuka matanya, melirik ke samping kiri dengan sudut matanya, tersenyum. Aditya berdiri memperhatikannya. Shakuntala bangkit dari posisi doanya, kembali ke sebelah Aditya berdiri.

Shakuntala episode 45 #44 02

Aditya menyodorkan keranjang yang dipegangnya ke Karan, awalnya Karan kaget, dikira mau diminta berdoa duluan, tapi dengan cepat dia tanggap bahwa sebenarnya Aditya memintanya untuk memegang keranjang tersebut.

Aditya mengambil seganggan daun apel hutan, melangkah ke depan simbol Shiwa, bersimpuh, menaroh daun apel hutan diatas daun yang ditaroh Shakuntalala sebelumnya, mengatupkan kedua tangan di dada, memejamkan mata. Shakuntala yang berdiri di belakangnya tersenyum-senyum senang.

Dushyant mengambil air suci, menyiramkan ke simbol Shiwa, sambil menyampaikan doa yang paling diinginkan dari bahasa kalbu terdalam ‘Aku ingin Shakuntala menjadi milikku selamanya, agar aku memulai hari dengan melihat wajahnya dan pada saat hari berakhir, ia akan tetap bersamaku”.

Shakuntala episode 45 #44 03

Dushyant menyelesaikan ritual doanya dengan melihat ke samping dan bayangan yang tertangkap oleh matanya berdiri di situ adalah Shakuntala. Selesai, ia kembali ke posisi berdirinya di sebelah Shakuntala, mereka kembali saling tatap lewat mata seperti sebelum memulai doa.

Karan yang berdiri di sebelah sisi Shakuntala yang lain, hanya bisa menatap dengan tatapan menyembunyikan apa yang dirasakannya, hatinya terasa ngilu tapi kebahagiaan di wajah Shakuntala tetap membuatnya tegar.

Shakuntala episode 45 #44 04

Shakuntala kemudian ngeh, ia menyuruh Karan untuk gantian berdoa, Anhusuya yang berdiri di deretan belakang gantian yang memegang keranjangnya. Melakukan urutan dan gerakan yang sama dengan yang dilakukan Shakuntala dan Dushyant dalam ritual doanya, yang membedakannya hanya doa yang disampaikan lewat bathin ‘keinginan ku hanyalah, tolong kabulkan semua keinginan Shakuntala, yang bisa membuatnya hidup menjadi lebih bahagia, semoga dia tidak pernah menangis lagi, dan aku tidak menginginkan hal-hal lainnya’.

Selama Karan berdoa, Shakuntala dan Aditya saling tatap berkali-kali. Selesai dengan ritualnya, Karan kembali ke posisinya berdiri. Aditya masih saja menatap Shakuntala.

Shakuntala episode 45 #44 05

Di istana, Veer sedang latihan pedang sendirian. Ia sangat bersemangat mengayunkan pedang ditangannya, seperti mau membabat bayangan di matanya yang tak pergi-pergi. Bayangan saat dimana Gauri mengambil daun sayuran yang nyangkut di rambutnya. Bayangan saat sampai di istana, sebelum Gauri kembali ke kamarnya memberitaunya ‘aku ingin mengatakan bahwa saat-saat yang aku habiskan bersamamu di dalam hutan adalah saat yang paling menyenangkan di dalam kehidupanku’.

Veer bergerak lagi mengayunkan pedangnya.Tapi saat jeda mengatur posisi kuda-kudanya, yang terbayang justru ucapan Gauri lainnya ‘kau itu belum benar-benar pulih, jaga dirimu baik-baik’. Veer mengerjapkan matanya, mencoba konsentrasi, ia kemudian mengayunkan pedangnya lagi dengan cepat. Saat Veer melatih kekuatan tusukan yang milikinya, Gauri datang membawa nampan makanan, ia tepat berdiri di garis lurus ujung pedang Veer.

Shakuntala episode 45 #44 06

Veer menduga itu fantasi pikirannya juga, ia semakin berusaha fokus. Gauri menunduk sebentar, kemudian bicara sambil melihat Veer, “Aku memintamu untuk menjaga dirimu, lalu kenapa kau sudah mulai berlatih. Bagaimana jika kau sakit lagi”. Veer berdiri menyamping, tak berani berhadapan, dengan sikap formal, ia berbicara, “Tuan Putri tidak perlu cemas tentang keadaanku, aku baik-baik saja”.

Gauri melangkah ke arena latihan, berdiri di hadapan Veer dan menatapnya, “Kau salah Panglima Veer, aku pantas merasa cemas”. Veer menundukkan pandangannya. Gauri tersenyum, “Lihat apa yang kubawa ini, bubur anggur buatan ibuku, ini akan menambah energi, ayo coba dicicipi, rasanya sangat enak”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

2 responses to “Shakuntala: Aku Ingin Memilikimu Selamanya – Dushyant

  1. Setelah episode 45 kok tidak ada lanjutannya? Malah langsung ke sinopsis episode 60. Bacanya jadi ga bisa utuh..mohon disertakan episode 46 dst

    Suka

    • niatnya mau ngompletin, tapi apa daya jarinya ngetiknya ga mau diajak kompromi 😦 ,
      tapi 15 episode itu ceritanya ga ada yang membuat emosional kok *alasan*

      Suka

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s