Saraswatichandra: ‘Aku Akan Bersamamu Sepanjang Waktu’-Saras & ‘Aku Ingin Kumud’ – Pramad.


Saraswatichandra sinopsis episode sebelumnya, Pramad sangat ingin mengetahui kondisi Kumud. Pada dasarnya ia tak ingin melihat Kumud bahagia bersama Saras, tapi Pramad meminta ma’af pada Kumud & Danny mengatakan cinta pada Kusum yang duduk membelakanginya, padahal itu Kalika. Danny menyadari mencintai Kusum saat lamaran Kusum sudah di tetapkan dengan orang lain. Terjadilah kesalah pahaman cinta.

Saraswatichandra episode 192 193 00

Sinopsis serial Saraswatichandra episode 192 dan 193, Danny yang sebelumnya mau bicara hal penting pada Saras sepertinya mendadak gagu, membuat Saras bingung, “Aku tak mengerti apa yang kau katakan. Tolong katakan dengan jelas Danny”.

Danny menggaruk jidatnya yang mendadak gatal, “Mmm, kakak, mungkin kau tak menyadarinya, tapi apa yang terjadi “. Saras sedang mendengar ucapan Danny dengan serius saat Kumud berlari masuk, hampir terjatuh saking buru-burunya, Saras menangkapnya, mendirikan tubuh Kumud ke posisi noramal, “Ada apa”.

Saraswatichandra episode 192 193 02

Kumud terlihat sangat cemas dan ketakutan, ia menutup wajah dengan kedua tangannya, “ini tidak mungkin, ini tidak mungkin. Pramad. Po,, polisi menelponku, Pramad sakit. Ini tidak mungkin”. Mata Kumud terlihat berpikir dengan dada sesak. Saras memperhatikannya serius, ia mau berbicara memberi tau informasi yang belum sempat ia katakan.

Kumud tiba-tiba membalikkan badan tanpa berkata-kata dan berjalan keluar, ia malah tak menyadari selendangnya yang masih nyangkut ditangan Saras saat menangkapnya agar tak terjatuh tadi, perlahan tertarik dan terlepas dari tangan Saras. Saras terpana. Kumud berlari.

Saraswatichandra episode 192 193 03

Begitu masuk ruang polisi, Kumud disambut suara batuk Pramad. Kumud melangkah perlahan tanpa melepaskan pandangannya dari Pramad yang sedang duduk meringkuk di dipan tahanan dalam sel sambil terbatuk-batuk, menutup mulutnya dengan tangan. Pramad begitu melihat Kumud langsung terpana, tersenyum tipis, kemudian berdiri.

“Aku mungkin buta, tapi aku tidak percaya, kau akan datang”, Kumud tak berkedip menatap Pramad, ekspresi yang ditunjukkannya susah ditebak antara marah, sedih dan kecewa.

Pramad lebih mendekat ke jeruji sel, tangannya berpegangan di besi jeruji. Inspektur polisi menghampiri Kumud, “kami harus segera membawanya ke rumah sakit, dokter sudah di telpon dan dalam perjalanan”. Kumud kembali menatap Pramad dengan dada sesak. Pramad juga menatap Kumud tak percaya.

Saraswatichandra episode 192 193 04

Di rumah Vidichatur, Danny memberitau informasi yang baru di dapatnya, di hadapan semua keluarga. Keluarga yang mendengar sangat terkejut, tak percaya. Kalika yang baru masuk ruangan tersebut dengan membawa nampan berisi bunga terlihat sangat shok juga mendengarnya, nampan yang dibawanya terlepas, jatuh ke lantai, bunganya berserakan.

Di kantor polis, saat ada seorang petugas membawakan segelas air untuk Pramad, yang melewati Kumud berdiri. Kumud menahan si petugas, “tunggu”, mengambil gelas tersebut dari tangan si petugas. Kumud melangkah pelan sambil terus menatap Pramad. Saras masuk ruangan tersebut dengan tergesa, langkahnya langsung terhenti saat melihat Kumud mendatangi Pramad dengan segelas air.

Saraswatichandra episode 192 193 05

Pramad tersenyum dalam tatap tak percaya melihat Kumud menghampirinya dengan segelas air minum. Kumud semakin dekat dengan Pramad yang berdiri dalam jeruji sel. Saras, dibelakang, dekat pintu, ikut gelisah dengan apa yang akan disaksikannya nanti.

Pramad menatap Kumud dengan penuh perasaan, “Kumud”. Tiba-tiba, “byur”, air di gelas yang dipegang Kumud bukannya di serahkan ke tangan Pramad, tapi di siramkan ke muka Pramad dengan cara di semburkan. Pramad tak menduga sama sekali. Saras memalingkan wajahnya ke arah polisi, merasa tak enak.

Saraswatichandra episode 192 193 06

Pramad mengusap wajahnya yang basah oleh air. Menatap Kumud nanar, tak percaya atas apa yang barusan diterimanya. Kumud menoleh ke belakang dengan wajah marah, “Inspektur dia berbohong”. Saras melangkah mendekati Kumud. Kumud tetap dengan nada marah, “dia tidak sakit, dia hanya berpura-pura. Dia seorang penipu”. Pramad mulai terbatuk kecil.

Saras yang sudah di dekat Kumud, mencoba meredakan amarah itu, “Kumud, dia mengatakan yang sebenarnya”. Kumud menoleh ke Saras, “Bagaimana bisa kau mempercayainya. Aku mencoba memulai hidupku dan dia tidak bisa terima. Itu sebabnya dia berpura-pura”. Saras mencoba lagi, “Kumud, dengar”.

Saraswatichandra episode 192 193 08

Kumud langsung membantah, “Tidak Saras”, menoleh ke Pramad, “Dia melakukan drama ini dengan sangat baik. Aku telah membayar mahal dengan percaya padanya saat itu Saras, *Pramad batuk*, Dia telah mengatur untuk membakarku, aku takkan pernah bisa melupakan semua itu. Tidak akan pernah”.

Saras mencoba menyela, “Kumud, aku sudah mendapatkan laporannya, aku bahkan sudah bicara dengan dokter, dia benar-benar sakit”. Kumud mendelik ke Saras, “dia sudah menyuap banyak orang”. Saras tak berkutik dengan kemarahan Kumud.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Saraswatichandra: ‘Aku Akan Bersamamu Sepanjang Waktu’-Saras & ‘Aku Ingin Kumud’ – Pramad.

  1. Ping-balik: Saraswatichandra: Kumud Diantara Pilihan, Sakit Pramad & Pertunangan Kusum | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s