Shakuntala: Kecantikan Seperti itu Hanya Ada Dalam Mimpi


Dushyant masih di atas pohon, menunggu Shakuntala kembali muncul di jarak pandangnya. Sementara Shakuntala sendiri disuruh menjamu Mritunjay oleh Rishi Satanand. Shakuntala menuangkan nasi, Mritunjay tak melepaskan pandangannya dari Shakuntala. Karan memperhatikan dari tempatnya berdiri, bersama dua teman Shakuntala lainnya.

Saat Shakuntala berdiri, Mritunjay buka suara “Aku akan tinggal di dekat ashram untuk beberapa hari kedepan. Pasti akan menyenangkan kalau aku bisa bertemu lagi denganmu”. Wajah Shakuntala terlihat datar-datar saja. Rishi Satanand melirik Gautami yang duduk tak jauh darinya. Karan dan dua teman Shakuntala terlihat kurang suka dengan ocehan Mritunjay. Mritunjay memperbaiki ucapannya “maksudku, kalian semua”.

Shakuntala episode 33 #32 21

Gautami dengan wajah sumringah menjawab Mritunjay “Anda akan selalu diterima di ashram kami pangeran. Shakuntala, tolong berikan hidangan lainnya”. Shakuntala tak bisa berbuat banyak selain menuruti perintah Gautami. Mritunjay melihat Shakuntala tanpa kedip. Karan semakin terlihat tak suka.

Mritunjay berbicara lagi menatap Shakuntala “Aku belum pernah melihat ashram seindah ini, lingkungannya damai dan bersih *Karan mengatupkan mulutnya rapat* Penghuninya begitu sederhana dan juga jujur. Pasti meneynangkan mengenal kalian, aku penasaran sekali”. Rishi Satanand dan Gautami saling lirik, rencana mereka untuk menyusahkan hidup Shakuntala, sepertinya akan berjalan mulus. Gautami menyuruh Shakuntala lagi memberikan makanan yang lain. Shakuntala terlihat berat mengerjakannya.

Shakuntala episode 33 #32 22

Melihat itu, Karan langsung mengambil alih “Tidak apa-apa, biar aku saja”. Shakuntala menyerahkan nampannya ke Karan. Karan jongkok di depan Mritunjay, menatapnya “Bukan hanya aku pangeran, bahkan semua murid di ashram ini, akan merasa sangat senang untuk mengenal dirimu lebih baik lagi. Aku berjanji, akan aku perkenalkan anda dengan semua yang ada di ashram ini. Anda tidak akan suka jika bersama dengan para gadis. Anak laki-laki akan mengajakmu bermain”. Mritunjay melihat kurang suka pada Mritunjay. Rishi Satanand melirik Gautami lagi, diluar skenario nih.

Shakuntala episode 33 #32 23

Shakuntala memanfaatkan situasi Karan yang sudah mengambil alih tugasnya dengan mengatakan akan mengambil roti. Karan memberi isyarat pada Shakuntala. Shakuntala langsung beranjak dari situ. Mritunjay menatap Karan sebel, Karan menatapnya mengandung senyum menantang.

Pangeran Dushyant diatas pohon masih terus berharap dapat melihat Shakuntala dari jarak pandangnya “kembalilah, kembalilah”. Di kejauhan Shakuntala kembali terlihat mencari seseorang.
Dushyant tersenyum “Jika seseorang telah melihatmu, dia pasti tidak akan bisa berpaling darimu. Orang itu pasti akan ketakutan kehilangan dirimu. Karena kau hanya bisa melihat kecantikan seperti itu dalam mimpimu“.

Tiba-tiba ada suara dari bawah pohon “siapa yang kau puji-puji itu”. Dushyant kaget, ia merosot dari atas pohon, jatuh jongkok, hampir tersungkur di samping Kalki. Kalki langsung tertawa melihatnya.

Dushyant berdiri sambil tersenyum terpaksa. Kalki bertanya “sedang apa kau diatas sana”. Dushyant gelagapan, akhirnya berdalih sedang mencari Kalki. Kalki langsung seperti lupa daratan “Benarkah, dan pujian itu, siapa yang sedang kau puji”. Dushyant merasa kepalang tanggung “tadi itu aku memujimu, siapa lagi yang bisa ku puji seperti itu. Aku merasa senang, dan sekarang aku ingin pulang”. Kalki yang kesenangan langsung mengatakan kalau dia juga bermaksud seperti itu “Ayo kita pulang”.

Shakuntala episode 33 #32 25

Dushyant mempersilahkan “Silahkan duluan *Kalki ternganga* Hmm, siapkan dulu untuk perjalanannya, aku akan memanggil yang lainnya”. Kalki dengan kepedean menyuruh Dushyant cepat “Aku akan menunggumu”.

Begitu Kalki jalan, Dushyant membuang nafas lega. Ia naik keatas pohon lagi.

Panglima Veer berhasil membawakan bunga yang diminta Putri Gauri. Ia menyerahkan bunga itu ke Gauri sambil terus berusaha agar matanya tetap terjaga. Ia berkata “Dengan seijin Tuan Putri, kita bisa melanjutkan perjalanan segera. Kita harus sampai di hutan sebelum makan malam tiba”. Gauri berpikir kemudian berkata “Tidak, *Veer kaget*, aku ingin makan dulu sebentar”. Veer menyanggupi, sebelum mencari buah untuk dimakan, Veer berpesan ke pasukannya “Kalian semua harus waspada sampai aku kembali”. Veer kembali berjalan sempoyongan. Gauri dan dua temannya kembali tertawa, karena berhasil mengerjai Panglima Veer.

Shakuntala episode 33 #32 26

Gauri meminta kusir untuk jalan ke depan, dia akan menunggu Panglima Veer di bawah pohon yang di depan. Kusir manut aja.

Di ashram, Shakuntala yang sudah berkeliling mencari, akhirnya berdiri tak jauh dari pohon tempat Dushyant bertengger. Ia bisa dengan leluasa melihat Shakuntala dari atas. Kedua teman Dushyant mendekati Shakuntala “Permisi, dimana Rishi Satanand”. Shakuntala memberitau Rishi sedang bersama Pangeran Mritunjay di dalam ashram. Kedua teman Dushyant mengucapkan terima kasih.

Shakuntala ragu-ragu memanggil “permisi”. Dua teman Dushyant membalikkan badan “ya”. Shakuntala menunduk malu “tidak apa-apa”. Dushyant melihat semuanya dengan senyum-senyum. Kedua teman Dushyant kembali pamit pada Shakuntala.

Shakuntala episode 33 #32 28

Shakuntala menahan mereka lagi “Ma’af. Apakah, ‘eeh, dimanakah Pangeran Dushyant berada sekarang”. Teman Dushyant saling pandang, yang satu mengisyaratkan dengan anggukan “Dia sudah pergi”. Shakuntala terlihat sedikit kecewa “benarkah”.

Teman Dushyant menjawab “Ya, dia meminta kami untuk mewakili mengucapkan terima kasih kepada kalian semua”. Dengan ragu-ragu Shakuntala bertanya lagi “tapi, Pangeran Dushyant tidak boleh pergi sendirian bukan. Maksduku apakah Panglima Aditya juga ikut menemaninya?. Dushyant terus memperhatikan dan menyimak dari atas pohon.

Shakuntala episode 33 #32 29

Teman Dushyant dengan terbata berkata “Dia juga, dia juga sudah pergi bersamanya, dia ikut berterima kasih kepada kalian semua”. Mata Shakuntala langsung meredup mendengarnya, ia hanya berkata “Oo”. Dua teman Dushyant permisi. Dushyant memperhatikan ekspresi Shakuntala dari atas pohon.

Iklan