Shakuntala: Kecantikan Seperti itu Hanya Ada Dalam Mimpi


Cerita episode Shakuntala sebelumnya menceritakan pertapaan Rishi Kanva di acara perayaan Holi akhirnya bisa melakukan penyambutan Pangeran Dushyant dan Rencana Rishi Satanand menghancurkan hidup Shakuntala lewat seorang pangeran jahat yang akan didekatkan dengannya.

Shakuntala episode 33 #32 00

Sinopsis serial Shakuntala episode 33 #32 melanjutkan kisah sebelumnya, dimana kedua teman Shakuntala mengajaknya melihat Pangeran Dushyant yang sudah mereka sambut dengan menceburkannya ke kolam. Sementara Dushyant sibuk mengibaskan rambutnya. Kedua temannya yang berdiri di pinggir kolam melihata kalau Shakuntala akan menoleh ke arah Dushyant yang wajahnya sudah tidak tertutup pewarna lagi.
Keduanya berpindah tempat, berdiri berjajar, sehingga Dushyant yang berada di kolam tertutupi. Shakuntala mencoba melihat dari tempatnya berdiri, tapi yang terlihat hanya tangan Dushyant.

Dushyant melihat ke temannya dengan isyarat bertanya ‘ada apa’. Temannya menunjuk pipi mereka. Dushyant mengusap pipinya, melihat telapak tangannya, tak ada lagi pewarna disitu. Ia memegang pipi satunya lagi, tak ada juga. Dushyant pun mulai kelihatan panik. Ia merubah posisinya berdiri menjadi miring, berjaga-jaga kalau-kalau Shakuntala mendekat. Kedua temannya melihat ke belakang, ke arah Shakuntala. Shakuntala hanya melihat rambut Dushyant, wajahnya tetap tak terlihat.

Shakuntala episode 33 #32 01

Temannya mengajak pergi dari situ, “Ayo kita pergi, kalau Rishi Satanand tau akan hal ini, kita pasti akan dimarahi habis-habisan”. Shakuntala sebenarnya masih penasaran dengan wajah Dushyant dewasa, tapi temannya menarik tangannya, mengajaknya meninggalkan Dushyant dan temannya.

Begitu Shakuntala jalan, Dushyant mengintip diantara celah temannya berdiri. Setelah dirasa aman, Dushyant membuang nafas lega sambil geleng-geleng. Ia keluar dari air.

Shakuntala episode 33 #32 02

Temannya langsung meledek “Jika bidadarimu sampai melihat wajahmu seperti ini, hhehi, maka cerita Panglima Aditya berakhir sudah”. Dushyant melepas baju yang menutupi baju berburunya, mengembalikan ke temannya.

Temannya bertanya “kita pergi, atau kau masih ingin bertemu”. Dushyant membuat keputusan “Ya, kita pergi, tapi aku ingin pamit pada Shakuntala”. Temannya berkata biar mereka saja yang mewakili.

Shakuntala episode 33 #32 03

Dusyant sebagai Panglima Aditya tidak mau diwakili temannya. Temannya mengingatkan “Kau bisa ketauan Pangeran Dushyant, dia tak akan mau bicara lagi denganmu. Ikutilah saranku, kita pergi sekarang juga atau dia tak akan mau melihatmu”.

Dushyant berpikir.”Kau benar” kemudian ia melompat tembok ashram, keluar. Di luar tembok ashram, Dushyant berjalan terlihat sedih, sambil berpikir, tangannya bertumpu pada pohon yang ada di sebelahnya, ia mendongak ke atas. Tiba-tiba ia tersenyum, seperti menemukan ide cemerlang.

Shakuntala episode 33 #32 04

Shakuntala masih berjalan dengan dua temannya. Matanya seperti terus mencari, sementara temannya terus berceloteh “Hari ini sangat menyenangkan, biasanya di perayaan Holi kita saling mengerjai, tapi tahun ini, kita juga mengerjai Pengeran dari Hastinapura, dia benar-benar tidak menduganya. Kedua teman Shakuntala tertawa.

Sementara itu Dushyant sudah nangkring diatas pohon, juga terlihat mencari seseorang. Ia langsung tersenyum begitu melihat Shakuntala dan dua temannya sedang berjalan di halaman ashram.

Shakuntala episode 33 #32 06

Dua teman Shakuntala akhirnya menyadari kalau dari tadi Shakuntala tak merespon pembicaraan mereka. Mereka bertanya “Shakuntala, ada apa? Apa kau mencari seseorang”. Shakuntala mengatakan tidak. Temannya mengajak mencari Karan dan ingin tau Karan sedang melakukan apa. Shakuntala menolaknya, ia menyuruh temannya aja, ia akan menyusul. Shakuntala menyerahkan nampan yang dibawa ke temannya.

Shakuntala episode 33 #32 07

Temannya berjalan ke arah lain. Shakuntala mulai mencari seseorang. Dushyant senyum-senyum memperhatikan dari atas pohon. Dia hampir terjatuh saat mengikuti dengan matanya kemana arah Shakuntala berjalan. Shakuntala tak kelihatan lagi.

KLIK “ANGKA”  Halaman, dibawah  artikel “TERKAIT” untuk melihat kumpulan foto dan  kelanjutan kisahnya :

Iklan