Serial Saraswatichandra

Saraswatichandra: Ikatan Cinta, Selamatkan Kumud dari Niat Jahat Pramad


Ibu-ibu itu membantu mengangkat Saras yang tak sadarkan diri ke pondok terdekat dari situ. Mereka meminta Kumud untuk menjaganya, sementara mereka akan mencoba memanggilkan dokter terdekat yang ada. Kumud minta tolong dipanggilkan secepatnya.

Saraswatichandra episode 166 167 44

Kumud terus berusaha membuat Saras sadar, tapi tak berhasil. Ia melihat gentong air ada di pondok itu, mengambilnya, menyipratkannya ke muka Saras. Saras tersadar kaget, menyebutkan “Kumud”.

Kumud memberitau kalau dia ada di dekatnya “Saras, lihat aku, aku disini, aku baik-baik saja”. Kumud memberitau untuk saat ini mereka aman. Saras tetap meminta Kumud untuk kembali ke rumahnya. Kumud tidak akan meninggalkan Saras.

Sekarang giliran Kumud meminta Saras untuk mendengarkan dan membantunya. Ia akan mengeluarkan peluru di lengan Saras itu. Maka mereka perlu bekerjasama. Saras mengiyakan sambil menahan sakit. Kumud mencari alat disekitar ruangan yang bisa iya pergunakan. Ia menemukan pisau kecil. Kumud menguatkan tekadnya.

Saraswatichandra episode 166 167 45

Ia menghampiri dipan tempat Saras berbaring. Membuka kain yang membalut luka dilengan Saras. Saras menahan sakit. Kumud tak kuat juga melihat luka tersebut. Ia mulai gentar untuk melakukan ‘operasi’ kecil, mengeluarkan peluru yang ada disitu. Saras menguatkan Kumud “Kumud, lihat aku, kau bisa melakukannya Kumud”.

Sementara itu, dirumah keluarganya. Kumari mencoba menghubungi hp Kumud lewat telpon rumah, Danny menghubungi hp Saras dari hpnya sendiri. Tak satupun yang berhasil tersambung, karena dua-duanya tak aktif. Kumari berkata “Ibu, kita harus lapor polisi”. Dugba berkata “tapi kita tidak tau nak, apa yang sudah terjadi disana”.

Saraswatichandra episode 166 167 46

Danny berkata dengan geram sekaligus cemas, “tapi aku yakin, pasti ada yang tidak beres. Dan aku yakin, itu tadi suara Pramad. Aku akan pergi kesana”. Dugba menahannya “Tunggu Danny, jangan ambil keputusan tergesa-gesa. Pramad itu bukan orang asing, dia suaminya Kumud. Kita punya hubungan yang dekat dengan mereka”.

Danny mendengar yang dikatakan Dugba “Nyawa kakakku sedang dalam bahaya Bi, aku harus kesana untuk memastikannya”. Dugba langsung menjawab “Bukankah kau kesana untuk memastikannya, aku takkan mendengarkannya”. Mendengar itu, Danny langsung terdiam, salah memberikan alasan.

Saraswatichandra episode 166 167 47

Kumud masih berusaha mengeluarkan peluru yang bersarang di lengan Saras. Saras menahan sakit, Kumud menguatkan diri. Akhirnya Kumud berhasil melakukannya. Ia membalut kembali lengan Saras. Mereka saling menatap lega.

Tiba-tiba ada suara kresek diluar pondok. Saras mau bangkit untuk melihat keadaan diluar. Kumud melarangnya “Jangan, aku akan memeriksanya”. Kumud kembali mengambil arit, dengan wajah tegang mendekati jendela pondok. Melihat keluar dengan waspada, Saras memperhatikan dari dipan dengan mata sayu. Tak ada siapa-siapa diluar pondok. Kumud kembali ke dipan dekat Saras.

Saraswatichandra episode 166 167 48

Saras mengajaknya bicara “Kumud, dengar aku, kembalilah ke rumah. Pramad bisa datang kesini setiap saat. Sebelum dia datang kesini sebaiknya kau pulang. Kumud tak mau “tidak Saras, kau tidak bisa berjalan, kita harus bermalam disini. Dan besok pagi, kita baru pikirkan, apa, apa yang akan kita lakukan nanti”. Saras menatap Kumud dengan sedih, dan mau bicara lagi. Kumud menarok jarinya di bibir meminta Saras untuk tak mengatakan sepatah katapun lagi. Kumud melap air mata dipipinya. Ia menatap Saras. Mata Saras meredup, pingsan.

Saraswatichandra episode 166 167 49

Pramad muncul di rumahnya seperti orang yang teraniya. Ayah, ibu dan Alak kaget melihatnya. Ibunya bergegas mendekat “Pramad”. Pramad jalan terpincang-pincang. Ibunya bertanya apa yang terjadi. Alak bertanya dimana Kumud.

Saraswatichandra episode 166 167 50

Pramad menatap geram “dia melarikan diri, dengan kekasihnya Saraswatichandra”. Tuan Budhi, Nyonya Budhi dan Alak terpana mendengar informasi Pramad.

Iklan

Satu tanggapan untuk “Saraswatichandra: Ikatan Cinta, Selamatkan Kumud dari Niat Jahat Pramad”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.