Serial Saraswatichandra

Saraswatichandra: Ikatan Cinta, Selamatkan Kumud dari Niat Jahat Pramad


Pramad turun dari tempat tidur “jika aku bisa melupakan masalaluku untukmu Kumud, lalu kenapa kau tidak bisa”. Kumud tak mengerti maksud Pramad “Apa yang kau katakan”. Pramad menjelaskan “Kenapa kau tak ingin mendekat padaku, kau tidak ingin hubungan apapun dariku. Karena kau masih memimpikan Saraswatichandra, benarkan”.

Saraswatichandra episode 166 167 20

Dengan tegas Kumud berkata “tidak”. Pramad tak percaya “Hmm, kau mencintainya, aku bisa melihatnya dimatamu *Kumud membantah Pramad*, tapi aku tidak akan membiarkan itu terjadi”. Pramad melemparkan tempat lilin yang menyala, yang ada di dekatnya ke arah jendela, api membakar kain yang ada di dekat situ. Kumud kaget. Ia melihat Pramad.

Pramad berkata “Jika kau tidak bisa menjadi istriku dan juga mencintaiku, maka kau tidak layak untuk hidup lagi Kumud”. Kumud mencoba melihat ke sekelilingnya, melangkah ke depan, menjauh dari api di jendela, tapi Pramad kembali menjatuhkan tempat lilin ke depan Kumud, hingga api baru menjalar. Langkah Kumud terhenti. Kumud mengelak, dengan wajah ketakutan ia kembali menatap Pramad.

Saraswatichandra episode 166 167 22

Pramad berkata “Sejak kau datang di kehidupanku, kau telah membuat hidupku seperti neraka. Dan kau terus bersenang-senang dengan kekasihmu itu”. Dengan wajah takut Kumud mencoba melangkah ke sisi lain yang belum terbakar, Pramad kembali menjatuhkan tempat lilin. Kumud di kelilingi api.

Pramad masih mencari pembenaran atas tindakannya “Bagaimana pendapatmu, apa aku sudah gila untuk mengampunimu”. Kumud tersentak mendengar ucapan Pramad itu. Ia sadar sekarang, Pramad tak pernah berubah. Pramad melanjutkan ucapannya “Dan kau kira, aku akan menjadi anjing yang patuh padamu. Sedang kau dan kekasihmu itu sudah menekanku *nafas Kumud sesak, kekurangan oksigen*.

Saraswatichandra episode 166 167 24

Dengan senyum licik Pramad meneruskan ‘orasinya’, “Apa yang kau pikirkan, kenapa Kalika melarikan diri. Aku yang memintanya untuk lari, *Kumud menatap Pramad tak percaya* Agar kau percaya kalau aku sudah berubah, bodoh. Pramad tertawa menyeramkan. Kumud terbatuk oleh asap, ia menatap hidung dan mulutnya.

“Aku meninggalkan Kalika, aku berhenti minum alkohol. Jadi ketika aku membunuhmu, tidak ada yang curiga kalau aku yang melakukannya. Untuk hal itu baik keluargamu, atau keluargaku. Jadi siapa yang dicurigai? Kekasihmu, Saraswatichandra *Kumud terpana* Seluruh dunia akan berpikir, saat dia tidak bisa mendapatkanmu, maka dia putuskan untuk membunuhmu” * Kumud menangis, menutup mulut dan hidung dengan kain putih yang digenggamannya dari tadi*. Pramad menambahkan” dan, dia berhasil dengan motif ini hahah”, Pramad terlihat sangat puas.

Saraswatichandra episode 166 167 25

Pramad mengatupkan telapak tangannya di dada sambil tersenyum, “Jangan temui aku, bahkan di kehidupan selanjutnya, Kumud”. Pramad melambaikan kedua tangannya. Meninggalkan Kumud.
Kumud kebingungan di tengah api, dia coba berteriak memanggil Pramad. Pramad keluar, melihat ke dalam dari kaca kecil dipintu. Kumud mencoba melindungi wajahnya dari api. Ia menangis “Aku telah dihukum karena tidak percaya padamu, maafkan aku Saras *Pramad menatap puas dari luar pintu*. Kumud tersedu sendiri di tengah api “Tolong ma’afkan aku” Kumud menangis, menatap kain putih yang dipegangnya, menutupkan ke wajahnya.

Setelah puas melihat ketakutan Kumud, Pramad membalikkan badannya, mau meninggalkan kamar tersebut sambil mengunci pintu. Tiba-tiba Saras menendangnya, Pramad jatuh terlentang membentur pintu, hingga pintu terbuka kembali. Kumud yang duduk meringkuk menangis dengan putus asa, menoleh ke pintu, wajahnya kembali berbinar melihat siapa yang datang “Saras”.

Kumud berteriak memanggil Saras yang berusaha melumpuhkan Pramad yang terus menghalanginya. Saras sangat marah, tenaganya tak bisa ditandingi Pramad yang seorang pemabuk. Pramad menarik baju di dada Pramad, mendorongnya kuat, Pramad terbentur ke dinding, jatuh pingsan.

Kumud memanggil “Saras tolong aku, Saras”. Saras melompati api, mendekat ke Kumud. Terjadilah drama penyelamatan Kumud oleh Saras yang syahdu, diiringi soundtract serial Saraswatichandra.

Saraswatichandra episode 166 167 26

Saras melepaskan kemejanya untuk memadamkan api yang tak juga padam. Mengambil selimut, kemudian menutupkannya ke seluruh badan Kumud.

Merekan saling tatap, Kumud menangis. Memberitau lewat tatapan kalau menyesal tak mempercayai Saras. Berterima kasih karena Saras telah datang kembali kepadanya.

Saraswatichandra episode 166 167 27

Saras terus berusaha mencari cara untuk membawa Kumud keluar dari kobaran api.

Kumud yang sudah lumayan lama berada dalam asap, pandangannya mulai mengabur, pingsan. Saras mengangkatnya, membawa keluar melangkahi Pramad yang terjatuh pingsan juga di depan pintu. Pramad siuman tak lama setelah Saras melangkahinya.

Saraswatichandra episode 166 167 30

KLIK “ANGKA”  Halaman, dibawah  artikel “TERKAIT” untuk melihat kumpulan foto dan  kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Saraswatichandra: Ikatan Cinta, Selamatkan Kumud dari Niat Jahat Pramad”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.