Saraswatichandra: Ikatan Cinta, Selamatkan Kumud dari Niat Jahat Pramad


Pada episode sebelumnya diceritakan kalau Saraswatichandra mendengar konspirasi Pramad dan Kalika, ia tau Pramad tak berubah. Tapi Kumud percaya Pramad berubah, ia kembali ikut ke rumah mertuanya. Pramad mempersiapkan ‘malam pertama’ untuk Kumud sebagai imbalan atas kepercayaannya itu.

Saraswatichandra episode 166 167 00

Sinopsis serial Saraswatichandra episode 166 dan 167 yang tayang 10 Maret di Trans7 tentunya melanjutkan kisah sebelumnya. Pramad yang sudah di mobil melihat Saras datang lewat spion. Ia terlihat geram, tanpa sadar ia memegang tangan Kumud kencang, memastikan Kumud ga kabur. Kumud sedikit meringis, Pramad tersadar, ia pura-pura memberitau Kumud kalau mereka akan segera berangkat. Kumud yang terlihat tak rileks hanya tersenyum terpaksa. Pramad menjalankan mobil.

Saraswatichandra episode 166 167 01

Selesai membayar ongkos taksi yang ditumpanginya, Saras berlari masuk halam rumah keluarga Pramad, memencet bel. Kebetulan di dalam Tuan Budhi baru selesai menutup pembicaraan telpon, ia membukakan pintu, terkejut. Disana Saras berdiri sedang memberi salam, tetapi mata Saras berusaha melihat jauh ke dalam rumah, mencari.

Tuan Budhi menyambut Saras dengan kata-kata “Kau tak seharusnya kembali setelah apa yang terjadi”. Saras menjelaskan maksudnya,”Tuan, aku tidak punya cara lain, aku ingin bertemu Pramad sekali saja, dimana dia”. Nyonya Shoubhagya dan Alak muncul. Si Nyonya langsung merepet “anakku itu seorang yang baik hati karena memaafkan orang seperti dirimu, *Saras menunduk sopan tak mau menambah keruwetan lagi*, tapi kelihatannya kau takkan berhenti mengikutinya”.

Saraswatichandra episode 166 167 02

Saras meminta pada si Nyonya untuk mendengarnya sekali ini saja. Si Nyonya mengusirnya. Saras memohon pada si Tuan, tapi mendapatkan jawaban sama “Kau boleh pergi”. Saras bertahan “aku tidak bisa pergi, aku mohon sekali saja,,”.

Tuan Budhi setengah berteriak “Naveenchandra, atau,,, Saraswatichandra dengan nama yang mana aku harus memanggilmu, karena aku selalu mempercayaimu *Saras nunduk* Tapi hari ini, aku merasa sulit mempercayai siapapun *Saras melihat Tuan Budhi dengan wajah polos, tak membantah apapun tuduhan yang akan mereka berikan*, Kau, *mau marah, tapi ditahan*, Pergilah dari sini”.

Saras masih mau bicara, tapi Tuan Budhi berbalik badan meninggalkannya. Saras melihat si Nyonya, si Nyonya juga berbalik meninggalkan. Alak yang berdiri di antara kedua orang tuanya memperhatikan. Saras menahan semua kegundahannya dan memilih berbalik meninggalkan pintu rumah itu. Alak menatap punggung Saras, memperhatikan dengan seksama.

Di mobil, Pramad berusaha sewajar mungkin pada Kumud, dia tersenyum. Kumud pun membalasnya, tapi terlihat tetap menyimpan ketegangan. Hp Pramad berbunyi, ada pesan masuk, ia melihatnya tak kentara, sambil terus nyetir dan melirik Kumud. Dia membalas pesan ‘Saras sudah kembali, pastikan dia tidak menghubungi Kumud’.

Saat berjalan keluar dari halaman rumah Tuan Budhi, Saras sangat gelisah, terlihat panik “Bagaimana aku menghubungimu, apa yang harus kulakukan, kemana aku harus mencari Kumud”. Alak ternyata mengikuti Saras dari belakang, ia terlihat heran “Apa yang terjadi, kenapa kau terlihat gelisah”.

Saraswatichandra episode 166 167 03

Saras menjelaskan apa yang dirasakannya “Nyonya Alak, yang aku tahu, sesuatu yang tidak beres sedang terjadi pada Kumud. Aku hanya ingin bertemu Kumud atau Pramad, hanya sekali saja”. Alak pun memberikan penilaiannya “Aku juga sudah curiga, aku sama sekali tidak percaya kalau Pramad bisa berubah”.

Saras langsung bersyukur dan sedikit lega “Terima kasih Tuhan, setidaknya ada yang percaya padaku. Tapi, kenapa Tuan dan Nyonya Budhi Dhan tidak memahami hal ini. Mereka sudah menganggap Kumud sebagai putrinya” *Saras emosi lagi*.

Saraswatichandra episode 166 167 04

KLIK “ANGKA”  Halaman, dibawah  artikel “TERKAIT” untuk melihat kumpulan foto dan  kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Saraswatichandra: Ikatan Cinta, Selamatkan Kumud dari Niat Jahat Pramad

  1. Ping-balik: Saraswatichandra: ‘Sidang’ untuk Kumud, ‘Kemenangan’ dari Kebenaran | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s