Saraswatichandra: ‘Kekalahan’ Pertama Pramad & ‘Penopang Kehidupan’ Kalika


Sinopsis serial Saraswatichandra episode 150 dan episode 151 yang tayang tanggal 26 Februari di Trans7 melanjutkan episode sebelumnya, Pramad kecewa dengan kesepakatan Kalika menerima perjodohan di depan semua orang.

Saraswatichandra episode 150 151 00

Pramad masuk ke kamarnya dan melampiaskan semua kekecewaannya dengan menendang almari sambil teriak “Kumud, memang keterlaluan, sudah membuat hidupku seperti di neraka!”, mengacak pakaian Kumud keluar dari lemari, melempar kaca, Pramad ngamuk. Kegaduhan Pramad itu di dengar Saras, wajahnya terlihat agak cemas.

Setelah melampiaskan semua amarahnya dengan membuat kamarnya seperti kapal pecah, Pramad berkacak pinggang sambil menarik nafas.

Saraswatichandra episode 150 151 01

Saras berbalik, ia melihat Kumud sedang ditangga menuju ke kamar. Saras mendekat, Kumud berhenti mepet tangga, menatap Saras, kemudian menunduk saat berpapasan. Saras berkata “Jangan masuk” saat mereka berselisih jalan itu. Tapi Kumud memutuskan “aku harus masuk kamar”, ia berjalan, selendangnya nyangkut di tangga.

Saras membantu melepaskan sambil mengatakan “Pramad sangat marah, lebih baik kau tidak kesana sekarang”. Kumud menjawab kalau Pramad adalah suaminya, bagaimanapun ia harus menemuinya. Saras berusaha menghentikan Kumud “ia akan melampiaskan kemarahannya padamu, ini adalah kekalahan pertama Pramad“. “Dan kemenangan pertama kita” sambung Kumud.

Saraswatichandra episode 150 151 03

Saras menatap Kumud dengan mata bercahaya mengandung cinta di dalamnya “ini bukan kita, tapi hanya kau”. Mata Kumud sedikit membesar dan berkerjap saat mendengar ucapan Saras itu. “Aku sudah kalah dihari yang sama”, Saras menolehkan pandangannya dari wajah Kumud.

Mata Kumud mulai berkaca “kalau kau merasa terganggu, lalu kenapa, kau tak pergi saja dari sini”. “aku takkan pergi dari sini, hingga aku memperbaiki keadaan untukmu” ucap Saras sambil menunduk.

“Aku tidak tau, untuk apa kau memperbaiki keadaan, lalu apa yang kau katakan pada Kalika, sampai ia setuju untuk menikah” Kumud mempertanyakan pada Saras. Saras menolak memberi taunya “kau, tidak perlu tau semuanya”. Kumud menatap tajam Saras.

Saraswatichandra episode 150 151 05

Saras semakin menunduk, sambil berusaha menekan perasaannya sendiri ia berkata “pokok pikirkan saja, mulai sekarang, semua akan berjalan baik-baik saja”. Saras menatap Kumud yang tetap menatap Saras dengan dalam, Saras ga kuat, ia memalingkan wajahnya sambil membathin “jangan lihat aku seperti itu Kumud, aku takkan membiarkan seorangpun mengganggumu. Tidak Kalika, tidak juga diriku sendiri”.

Mata Kumud berkaca, ia tau bagaimana perasaan Saras saat ini, ia berjalan meninggalkan Saras. Saras memanggilnya, setelah Kumud berbalik, Saras meminta Kumud untuk membuka tangannya sambil memberitau dengan wajah senyum kalau ia tau batasannya. Kumud membuka tangannya “kau tak perlu memberitau kalau kau tau batasanmu, aku tau” juga dengan senyum. Saras membuat simbol senyum di telapak tangan Kumud.

Saraswatichandra episode 150 151 06

Kumud mengernyit melihatnya, ia bertanya apa maksudnya. Saras menerangkan “Mulai hari ini, seperti itulah kau seharusnya, selalu tersenyum”. Mereka saling senyum, terdengar teriakan Pramad memanggil Kumud. Kumud meyakinkan Saras kalau keberaniannya ada, ia takkan mengecewakan Saras, ia berani menghadapi Pramad. Ia meminta Saras meninggalkan tempat itu. Saras menggeleng. Kumud melangkah mantap menemui Pramad sambil menggenggam erat telapak tangan yang ada simbol senyumnya. Di ikuti tatapan sayang dari Saras 🙂 .

Saraswatichandra episode 150 151 04

Hp Saras berbunyi. Ia mengatakan pada yang menelpon, ia ingin dokumen yang sudah ia siapkan diperiksa malam itu juga. Dengan sedikit ragu, ia beranjak dari situ. Meninggalkan Kumud dengan Pramad.

Chandrika tetap mengompres Kumari, ia mulai panik karena demamnya belum turun juga. Ia memutuskan menelpon dokter. Telpon dokter tak bisa tersambung. Chandrika makin panik, hari sudah malam, apotik sudah tutup, ia harus bagaimana.

Saraswatichandra episode 150 151 07

Kumud membuka pintu kamarnya, ia melihat kamarnya berantakan. Pramad menoleh dan menyamperinya sambil mengatupkan gerahamnya. Saat Pramad mendekat, Kumud bergidik sambil melindungi wajahnya, Pramad menatap tajam, ia kemudian menutup pintu kamar dan menguncinya dari dalam.

Saraswatichandra episode 150 151 08

KLIK “ANGKA”  Halaman, dibawah  artikel “TERKAIT” untuk melihat kumpulan foto dan  kelanjutan kisahnya :

Iklan