Serial Saraswatichandra

Saraswatichandra: ‘Permainan Baru’ Kalika & ‘Kejantanan’ Pramad


Episode serial Saraswatichandra sebelumnya Pramad mengancam Kumud untuk tidak lagi bersikap seperti istrinya. Ia tak suka. Kumud tak perlu melakukan ritual apapun untuknya. Kalau tidak, ia akan membalas Kumud. Kemudian ia meninggalkan Kumud yang menggigil ketakutan.

Saraswatichandra episode 144 145 00

Sedangkan pada episode 144 dan episode 145 yang tayang tanggal 23 Februari di Trans7 dimulai dengan Kusum yan datang menemui Kumud dengan membawa nampan persembahannya dari kuil. Ia dengan sangat riang, ia ingin memasangkan hena yang dibawanya ke tangan Kumud. Kumud menolaknya dengan berkata jujur, bahwa tak ada satupun yang ditutupinya dari Kusum, ia tak berpuasa pada hari itu.

Saraswatichandra episode 144 145 01

Kusum terkejut mendengar pengakuan Kumud, “bagaimana bisa kau tak puasa pada hari ini? Bukankah ibu sudah memberi tau kalau hari ini, hari penyatuan Dewi Parwati dan Dewa Shiwa, puasa hari ini sangat baik untuk pasangan suami istri”.

Kumud mengiyakan semua perkataan Kusum itu. Tapi ia juga mengingatkan Kusum, kalau antara Dewi Parwati dan Dewa Shiwa ada ikatan cinta diantara hati mereka, makanya puasanya berhasil. “Jika tak menghormati suami, untuk apa mengganggu Tuhan dengan berpura-pura tulus menjalankannya, sama aj menghina. Jika suami tak menginginkan istrinya berpuasa, untuk apa aku melakukannya?”.

Kusum memaklumi apa yang menjadi pilihan Kumud dengan mengingatkan kakaknya itu kalau ibu mertuanya perlu ia beritau dengan hati-hati, supaya ia tidak tersinggung. Karena ibu mertuanya tetap mau anaknya, suami Kumud, terlihat baik.

Di dalam tendanya, dihalaman rumah orangtua Kumud, Dunny mulai kelaparan, ia mengeluh pada Tuhan, “Tuhan apa yang harus kulakukan sekarang, apa aku harus mengikat perutku dengan tali supaya tidak terasa lapar?”. Tiba-tiba Kumari muncul dengan membawa nampan makanan. Danny langsung gembira, dan menerima nampan makanan dari Kumari, dengan lahap langsung memasukkan makanan itu ke mulutnya.

Saraswatichandra episode 144 145 02

Tak perlu menunggu waktu lama, mulutnya langsung kepedasan, karena Kumari sebelumnya memang memasukkan sambal sangat banyak kedalam makanan itu. Danny protes pada Kumari. Dengan tenang Kumari membalasnya, “siapa suruh kau muncul di rumah itu, ia akan dapatkan yang lebih pedas lagi dari itu kalau belum angkat kaki juga”.

Saraswatichandra episode 144 145 03

Kumud mendatangi ibu mertuanya yang sedang sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut perayaan Teej. Ia ingin berbicara dengan ibu mertunya itu tentang keengganannya melaksanakan puasa kali ini. Tapi ibu mertuanya terlalu sibuk memberi instruksi pada Murakh Das untuk belanja ini itu. Si Murakh Das juga bolak balik bertanya, apa saja yang harus dibelinya. Ibu mertua Kumud akhirnya memilih membuatkan catatan belanjaan untuk Murakh Das.

Saraswatichandra episode 144 145 04

Melihat ibu mertuanya tak bisa diganggu, Kumud memilih menuliskan apa yang ingin disampaikannya, “Aku tak ingin sakitimu Ibu, tapi aku juga tak ingin menghina ritual ini dengan berpuasa hanya sebagai sebuah formalitas. Kalau tak tulus melakukannya, takkan dapatkan sesuatu. Ma’af Ibu”.

Saraswatichandra episode 144 145 05

Kemudian Kumud mengasihkan kertas yang berisi tulisan dan suara hatinya itu ke ibu mertuanya yang juga sibuk membuat catatan. Si ibu mertuanya menyuruh Kumud menarohnya di meja, dihadapannya.

Sebelum keluar, Kumud memastikan ke ibu mertuanya untuk membaca kertas yang ditulisnya itu. Kalika melihat, ia kebetulan datang untuk menyampaikan pesan, kalau majikan perempuannya itu dipanggil Tuan Budhi.

Ibu mertua Kumud bangkit, tanpa membawa kertas yang ditulis Kumud.

KLIK “ANGKA”  Halaman, dibawah  artikel “TERKAIT” untuk melihat kumpulan foto dan  kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Saraswatichandra: ‘Permainan Baru’ Kalika & ‘Kejantanan’ Pramad”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.