Hari Pertama di Rumah Mertua : Saraswatichandra episode 102-103


Serial Saraswatichandra episode 102-103 yang tayang pada tanggal 26 Januari di Trans7 menceritakana hari pertama Kumud di rumah mertuanya. Sinopsis malam pertama Kumud dengan suaminya Pramad udah pada baca? Kalau belum, baca dulu di link tulisan itu 🙂 .

Saraswatichandra episode 102 103 6Mertua Kumud Minta Kumud sabar

Kumud yang tidur dilantai terbangun oleh suara ketukan dipintu kamar. Setelah sedikit merapikan diri, ia membuka pintu kamar. Disana sudah berdiri seorang wanita mengantarkan teh untuk Pramad, sambil berceloteh dan memandang dengan pongah ke arah Kumud kalau dia lebih tau Pramad dan rumah itu, daripada siapapun. Kumud yang tidak tau siapa wanita yang berdiri di depannya, hanya menatap dengan tanya.

Untung datang ibu mertua Kumud memperkenalkan kalau wanita itu Kalika, asisten rumah tangga yang biasa mengurus Pramad. Ibu Pramad menanyakan keadaan Kumud di hari pertama di rumahnya, apakah ada keluhan, dan tentunya Kumud dan anaknya sudah saling berbicara satu sama lain. Kumud langsung ingat apa yang dikatakan Pramad padanya, dan ia hanya tersenyum menjawab pertanyaan ibu mertuanya.

Ibu Pramad minta Kumud bersabar sambil memberitau, memang anaknya itu kasar tapi hati sebenarnya baik. Ayah Pramad langsung tau saat melihat Kumud pertama kali, bahwa ketegaran diwajah Kumud akan bisa menghilangkan sifat buruk Pramad. Kumud diminta ibu mertuanya untuk memperbaiki hidup Pramad.

Pagi itu saat melihat Kumud, ayah mertua Kumud langsung bilang kalau Kumud akan membawa kebahagian kepada siapapun di setiap rumah yang ia masuki.

Saat dibawa berkeliling rumah oleh ibu mertuanya dan sampai di depan kamar tamu tempat Saras dirawat, perasaan Kumud mulai merasa gelisah. Tapi pembantu lain dirumah itu datang menyela kalau ia tak bisa membuatkan bubur untuk tamu yang sedang di rawat itu. Kumud yang belum sempat melihat yang sedang dirawat, menawarkan diri untuk membuatkan bubur. Saat di dapur, Kalika si ART yang bikin jutek itu mengganggu Kumud lagi dengan kata-katanya. Kumud hanya melirik bete.

Saat mengantarkan bubur ke kamar Saras, posisi tidur Saras miring ke arah yang lain dan wajahnya tertutup selimut. Walau ada perasaan yang mengganggunya, apalagi saat Kumud membetulkan selimut di kaki Saras dan tanpa sengaja menyentuh kulit tangannya, ia sebenarnya merasa ada Saras di dekatnya. Tapi kesopanan sebagai menantu orang lain, mengalahkan rasa ingin taunya untuk melihat wajah yang sedang di rawat itu.

Saat balik ke kamarnya, dilihatnya Kalika si ART perempuan sedang main mata dengan suaminya Pramad. Si suami malah membela si ART. Duh!

Foto-foto serial Saraswatichandra episode 102-103, Hari pertama Kumud di rumah mertua :

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sementara itu di rumahnya, Ayah Kumud salah memanggil Kusum, dengan sebutan Kumud. Kusum tau kalau ayahnya sedang merindukan kakaknya. Keluarga yang lain juga merindukan Kumud dan ingin tau kondisi Kumud. Tapi mereka menahan diri. Siangnya, ibu Kumud menelpon, menanyakan kabar dan keluarga baru, serta suami Kumud. Kumud berbohong kepada keluarganya, ia bilang suaminya sangat baik memperlakukannya dan ia disana seperti mendapat Kakak dan adek yang baru.

Mendengar Kumud berbohong kepada keluarganya. Pramad justru marah, kenapa Kumud tidak bilang yang sebenarnya, apa Kumud takut dibawa pulang oleh mereka. Kumud manjawab tegas,”aku tak datang kesini hanya untuk pulang!”.

Saras mulai siuman dan mencicipi bubur buatan Kumud. Ia merasa Kumud hadir di dekatnya, tapi ga tau dimana. Saras membantu ayah mertua Kumud menghitung biaya pembuatan proyek jembatan yang proposalnya diajukan oleh menantunya ( suami dari kakaknya Pramad), yang ingin menggembosinya. Saat ditanya oleh ayah Pramad namanya, Saras memberitau kalau namanya adalah Naveenchandra *secara nama Saraswatichandra Laxminandar Vyas sangat terkenal, pastilah ayah Pramad mendengarnya*.

Kumud sebenarnya datang ke ruangan tempat Saras mengobrol, tapi ada aja yang membuat mereka tidak saling mengetahui keberadaan masing-masing, kalau mereka berdua sedang berada di rumah yang sama. Bikin penasaran yang nonton.

Ya iyalah, bakal cepat selesai dong ceritanya.

***
Yang dapat diambil dari tayangan serial Saraswatichandra episode ini adalah :

  • Wanita yang sudah memutuskan menjadi istri seorang pria, harus tetap tegas dan punya keyakinan.
  • Wanita mau tidak mau, suka tidak suka, sepertinya memang harus punya satu masakan andalan yang sangat disukai oleh kekasih atau calon pasangannya kelak. Biar kalau terpisah, makanan salah satu yang bisa mengingatkan pria pada pasangannya 😉
  • Kebahagiaan dan ketenangan keluarga adalah yang paling utama, selagi lingkungan tempat mu berada masih kondusif, walau ada satu dua yang membuat ga nyaman, ga perlu mengadu dan membuat risau keluarga.
Iklan

3 responses to “Hari Pertama di Rumah Mertua : Saraswatichandra episode 102-103

  1. Ping-balik: Tatapan Berbicara Banyak Dalam Pertemuan Saras Kumud | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s