Saraswatichandra: Ibu Tiri Membuat Ayah & Anak Bermusuhan


Pada episode 19 Januari kemaren diceritakan, Saras muncul malam itu di hadapan Kumud yang akan membatalkan puasanya. Ia memberi kejutan pada kekasihnya itu, berkunjung sebentar, tanpa memberitahukan sebelumnya. Kumud sangat senang dan memenuhi janjinya juga untuk memanggil Saras dengan namanya,”kau adalah milikku Saraswatichandra”.

Saraswatichandra 19 Januari

Foto : Kumud sedang memandang gambar Saras dibawah cahaya bulan

Dilain pihak, Kumari yang akan keluar rumah diam-diam, justru diantarkan Danny untuk menemui kekasih yang selama ini diumpetin Kumari dari keluarganya. Apa yang disaksikannya malam itu, diluar ekspetasi Kumari. Kekasihnya ia lihat sedang makan malam, merayakan ulang tahun pernikahannya bersama istri dan anaknya.

Mata Kumari baru terbuka. Ia merasa sangat bersalah karena telah berpikir kalau selama ini ibunya sangat jahat, padahal ibunya sangat menyayangi dan ingin melindunginya dari Ayahnya yang tak bertanggung jawab.

Danny dan Kumari mulai malam itu berjanji akan berteman.

Sementara dirumahnya di Dubai sana, ibu tirinya Guman, yang mengetahui kepergian Saras ke India, berusaha meyakinkan suaminya untuk mengadakan pesta syukuran joint venture perusahannya malam itu saja. Karena ia tau pasti, tanpa kehadiran Saras di acara peresmian kerjasama tersebut, perjanjian itu akan batal, dan Laxsminandan akan marah besar ke Saras karena dipermalukan oleh calon rekan bisnisnya. Reputasi, harga diri, perusahaan yang dibangun selama ini, hancur malam itu.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Malam itu Saras kembali ke rumahnya dengan dada penuh cinta. Di kamarnya, diantara arsip laporan perusahaan yang sudah dipersiapkan ibu tirinya,Guman, ia menemukan surat terakhir yang ditulis ibunya yang ditujukan ke ayahnya,
sebelum mengakhiri hidupnya.

Dari surat itu Saras baru tau alasan ibunya tak kuat untuk bertahan hidup. Ibunya sebagai perempuan tak bisa menerima ketidaksetiaan suaminya, yang telah berselingkuh dengan Guman. Saras sangat marah begitu mengetahui fakta dibalik kematian ibunya yang sebelumnya ditutup rapat.

Ia menemui ayahnya dalam keadaan marah, sementara ayahnya juga ingin menemuinya dengan rasa murka, karena telah dipermalukan di depan semua orang oleh rekan bisnisnya karena ketidak hadiran Saras.

Ayahnya melontarkan kata-kata kekecewaannya, ia bilang Saras sebagai anak yang lemah, sama dengan ibunya yang perempuan rumahan yang tak pernah mengerti suami, tak kuat menghadapi tekanan dengan memilih mengakhiri hidup. Saras bukanlah siapa-siapa tanpa nama besarnya yang melekat dinamanya.

Saras sangat marah mendengar penghinaan ayahnya itu, apalagi membawa-bawa ibunya. Ia tak perlu nama Laxminandan Vyas di belakang namanya. Ia telah merasa yatim piatu semenjak ibunya meninggal. Ayahnyalah yang harus bertanggung jawab atas kematian ibunya dan sekarang juga berusaha ‘membunuh’ anaknya dengan merusak harga dirinya. Ia sekarang adalah Saraswichandra anak ibunya.

Ayah dan anak bertengkar hebat, si ibu tiri justru semakin kegirangan di dalam hati.

Kau tau pengertian Saraswatichandra kawans? Gabungan dari kata Saraswati dan Chandra.
Saraswati dalam kepercayaan Hindu adalah dewi ilmu pengetahuan dan seni, juga sebagai dewi sungai. Jadi ia adalah ilmu pengetahuan yang mengalir. Dalam ajaran Wedanta, ilmu pengetahuan salah satu jalan mencapai moksa, pembebasan dari reinkarnasi. Sementara kata Chandra dalam bahasa Sansekerta berarti istimewa,termasyhur.

Setelah kau tau arti kata Saraswatichandra, kau tak perlu bingung kalau sering mendengar kata-kata ‘ia adalah saraswatiku’ di serial ini yang diucapkan bukan hanya oleh Kumud.
Ambillah hanya hal positif dari setiap apa yang kau lihat, dengar dan kau baca 🙂 .

Iklan

One response to “Saraswatichandra: Ibu Tiri Membuat Ayah & Anak Bermusuhan

  1. Ping-balik: Saraswatichandra: Membatalkan Pernikahan Lewat Telpon? | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s