Catatan Perjalanan Hidup


Saat  memulai sebuah langkah atau rencana baru dalam sebuah tahapan hidup, biasanya kita sudah mempunyai tujuan dengan berbagai alternatif jalan yang harus dilalui untuk bisa mencapainya. Kita memperkirakan waktu yang diperlukan untuk merealisasikan semuanya, dan membaginya juga dalam beberapa tahapan bernama target.

Seperti juga Omah Kehidupan Dizaz ini, sebuah blog yang mulai register pada tanggal 25 Oktober 2014 dengan tujuan sebagai sebuah catatan pikiran, termasuk ‘pikiran-pikiran liar’ yang kadang penuh keajaiban berkelana sendiri menembus ruang-ruang yang tak bisa dimasuki secara fisik.

Dizaz Latar

Kadang sebuah catatan yang diawali dengan proses melihat, mengamati kemudian memberikan respon terhadap semuanya. Kadang itu sesuatu yang di sukai, kadang berupa sebuah pertanyaan,’kenapa yang seperti itu bisa begitu diminati?’ kemudian mencari tau dan menuliskannya.

Kadang justru menuliskan sesuatu yang sesungguhnya membuat alergi diri sendiri, tetapi begitu banyak orang dilingkungan dan luar sana yang menggilainya. Bagi saya pribadi ini sebuah cara belajar menekan ego pribadi. Belajar melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain, kemudian mencoba menyampaikan dalam bentuk tulisan dengan cara baik .

Dengan prinsip, tidak semua yang kau sukai, yang kau punyai, yang kau kagumi, yang kau kuasai, yang harus kau bagikan ke dunia. Tidak melulu semuanya tentang ‘aku‘. Kadang perlu juga menuliskan apa yang orang inginkan, tanpa harus merasa kehilangan jati diri. Walau dengan konsekuensi, kadang ditinggalkan karena itu, kadang mendapatkan teman baru juga karena itu. Selalu ada dua sisi yang menyertai dan merespon sebuah tindakan.

Kembali ke catatan awal, setiap orang punya target dan tujuannya sendiri. Dalam mencapainya, sebagai pribadi kita tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang. Yang ini tersenyum yang itu melengos. Ada yang suka dan akan banyak juga yang tidak. Apa kita akan berhenti melangkah hanya karena itu? Tentu tidak.

Kekuatan terbesar itu ada pada diri sendiri, begitu juga dalam merealisasikan sebuah mimpi. Kadang apa yang diimpikan hasilnya jauh dari kenyataan. Apa kita akan berhenti bermimpi? Tidak.

Kata mereka yang bijak:

Mimpi yang terpelihara dengan baik, bisa membuat seseorang tetap bertahan hidup.

Catatkan apa yang kau alami dalam hidup. Dimasa depan itu akan menjadi kenangan. Kau bisa menjemput kenangan itu dengan membacanya kembali.

****
Kurang dari tiga bulan, sesuai target awal, tepatnya tanggal 12 Januari 2015, salah satu dari tahapan langkah di dunia maya mulai terealisasi. Semoga ini sebuah awal yang baik untuk bisa melangkah ke tahap selanjutnya. Hanya sebuah catatan perjalanan hidup 🙂 .

Iklan

7 responses to “Catatan Perjalanan Hidup

  1. Ping-balik: Makna Seorang Teman, Kawan & Sahabat | Dizaz·

  2. Ping-balik: Makna seorang Sahabat – Sahabat Terbaikku·

  3. Ping-balik: TEMAN, KAWAN & SAHABAT – JimmyBratama·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s